Foto : Lokasi kejadian seorang anak tersengat arus listrik di Kab. Pekalongan.(ft.hms).
METROPOS.ID || PEKALONGAN – Seorang anak berusia 10 tahun, Muhammad Wildan Ariziq, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik pada tiang penyangga kabel jaringan internet di Desa Wonorejo, Kec. Wonopringgo, Kab. Pekalongan, Rabu, (16/4/2025) sore sekitar pukul 14.30 WIB.
Wildan, yang saat itu sedang bermain bersama 4 temannya, berusaha mengejar layangan yang putus dan terbang ke area persawahan. Ketika menuruni tepi jalan untuk mengambil layangan, ia secara tidak sengaja memegang tiang penyangga kabel internet. Kontak langsung dengan tiang tersebut menyebabkan Wildan terjatuh dan tergeletak di lokasi kejadian.
“Iya benar, korban berumur 10 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik di Jalan Desa Dukuh Wonokeri,” kata Iptu Suwarti, S.H., Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan.
“Begitu kejadian, seorang kurir ekspedisi yang melintas langsung memberikan pertolongan pertama, sementara teman-teman korban bergegas memberi tahu orang tua yang segera menuju lokasi,” imbuhnya.
Wildan yang tak sadarkan diri langsung di larikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Ki Ageng Sedayu Wonopringgo. Namun, setelah di periksa tim medis, nyawanya tak tertolong.
Penyelidikan di tempat kejadian oleh unit Inafis Polres Pekalongan menunjukkan tidak ada sumber listrik PLN terpasang di sekitar tiang. Pengujian menggunakan tespen mengonfirmasi adanya aliran listrik pada struktur penyangga jaringan internet tersebut.
“Tespen menyala saat di ujikan, menandakan aliran listrik mengalir di tiang penyangga,” ujar Iptu Suwarti.
Koordinasi segera dilakukan antara kepolisian, PLN UPJ Kedungwuni, dan Pemerintah Desa Wonorejo. Dari pemeriksaan PLN, di ketahui aliran listrik berasal dari instalasi lampu penerangan tenaga surya yang di pasang oleh desa. Sebagai langkah antisipasi, pihak desa bersama PLN berencana memindahkan sumber listrik tenaga surya ke lokasi yang telah dipasang isolator dan penangkal arus bocor.
Selain itu, Sosialisasi keselamatan listrik bagi warga dan pengawasan rutin instalasi jaringan internet akan di tingkatkan guna mencegah tragedi serupa terulang. (her/red).







Komentar