oleh

Proyek Rabat Beton Dan Pengaspalan Jalan Desa Babalan Kidul Patut Dipertanyakan Volumenya

Foto : Papan proyek pembangunan Jalan Rabat Beton dan Pengaspalan Jalan Desa Babalan Kidul, Kec. Bojong, Kab. Pekalongan.(ft.mit).

METROPOS.ID || PEKALONGAN – Proyek pembangunan Jalan Rabat Beton dan Pengaspalan Jalan Desa Babalan Kidul, Kec. Bojong, Kab. Pekalongan yang bersumber Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025 di RT 01/RW 01, dengan nilai Rp 48.129.000, dan proyek Pengaspalan Jalan di RT 04/RW 02 dengan nominal anggaran Rp 48.620,000 diduga tidak sesuai volume ketebalan, dikarenakan dipapan proyek kegiatan yang terpampang tidak ditulis ketebalan atau ketinggian, namun hanya terpampang volume lebar dan panjang.

Hal ini terkuak dari hasil pantauan awak media dilokasi Pembangunan Proyek Rabat Beton, Jumat (18/7/2025), proyek tersebut sudah selesai dikerjakan dalam hitungan hari.

Menurut keterangan warga setempat didapati ada satu lubang yang belum terisi adonan material cor, sehingga mengakibatkan berlubang. Selain itu, juga didapati tidak ditutup dengan kain geotextile atau pinggirnya diberi list tanah liat untuk penampungan air supaya membentuk karekteristik (K) beton tersebut.

Nur Siswanto, Kades Babalan Kidul, saat dimintai keterangan awak media di balai desa mengatakan, bahwa proyek Rabat Beton tersebut sudah selesai pengerjaannya satu minggunan dengan menggunakan adonan cor beton mutu K250 dari Readymik Putra Mandiri (PM).

“Tadinya sudah saya tutup plastik dikarenakan pada pengerjaan hujan, dan setelah besuknya sudah saya buka plastiknya kembali. Adapun adanya lubang yang belum terisi adonan cor saya belum tau,” katanya.

Belum sempat awak media memintai keterangan terkait papan nama proyek yang tidak dicantumkan volume ketebalan cor, Kades Nur Siswanto dengan terburu-buru meninggalkan awak media.(mit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed