Foto : kunjungan FKUB Kab. Sleman ke Kota Tegal, Jumat (24/10/2025).(ft.hms).
METROPOS.ID || KOTA TEGAL — Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., menyerukan agar seluruh pemeluk agama bersatu menjadi satu “superteam” dalam memperkokoh kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Tegal.
“Semua agama harus bersinergi sebagai satu tim besar, saling menghargai, dan bersama-sama menjaga harmoni serta kedamaian di tengah keberagaman,” ujar Dedy Yon saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Sleman ke Kota Tegal, Jumat (24/10/2025), di Rumah Makan Dapoer Tempoe Doeloe, Kec. Margadana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kota Tegal, Kepala Kesbangpol Kab. Sleman, Kepala Kemenag Sleman, serta sejumlah tokoh lintas agama dari kedua daerah.
Dedy Yon menuturkan, meskipun jumlah penduduk Kota Tegal tidak sebesar Kab. Sleman, semangat toleransi di kota ini tetap kuat.
“Jumlah penduduk kami sekitar 300 ribu jiwa, dan sekitar 96 persen di antaranya beragama Islam. Namun, kehidupan antarumat beragama berjalan harmonis, penuh rasa saling menghormati,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa setiap kegiatan keagamaan di Kota Tegal senantiasa melibatkan berbagai unsur agama.
“Pemerintah Kota Tegal memastikan setiap umat beragama memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam menjaga persaudaraan dan kerukunan,” imbuhnya.
Dedy Yon berharap kunjungan FKUB Sleman menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan mempererat hubungan antar daerah.
“Dari Tegal, kami ingin menunjukkan bahwa kerukunan akan tumbuh kuat bila semua agama bersatu sebagai satu tim besar superteam kerukunan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Sleman, Yuliani Ongko, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan studi tiru untuk mempelajari praktik baik FKUB Kota Tegal dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.
“Kami ingin belajar langsung dari keberhasilan FKUB Kota Tegal yang telah membangun hubungan baik antarumat dan pemerintah,” ungkapnya.
Hal senada di sampaikan Ketua FKUB Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi, yang menyebut keberhasilan menjaga kerukunan tak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Kunci keberhasilan kami adalah kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, FKUB, dan para pemimpin lintas agama,” sebutnya.
Firdaus menambahkan, komitmen Pemerintah Kota Tegal dalam memperkuat toleransi di wujudkan melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kerukunan Umat Beragama, serta adanya seksi kerukunan umat beragama di tingkat RT sebagai bentuk penguatan solidaritas dari akar masyarakat.(her/red).











Komentar