oleh

Kisah Ketulusan Mbah Nur, Dari Jumat Berkah, Menjadi Senin Berkah

-Tegal-0 views

Foto : Warga yang melintas di Tegal Kota saat mendatangi lokasi aksi sosial berbagi “Senin Berkah” yang dilakukan Mbah Nur, salah satu warga Kota Tegal.(ft.her).

METROPOS.ID || KOTA TEGAL – Tradisi berbagi yang dilakukan seorang kakek bernama Mbah Nur di Jalan Gajah Mada, Kota Tegal, terus berjalan tanpa putus hampir 5 tahun lamanya. Setiap hari Senin, pria sepuh tersebut menyediakan hidangan gratis bagi warga kurang mampu melalui program yang kini di kenal dengan nama “Senin Berkah”. Aksi sosial ini bahkan telah di rintis sejak sebelum pandemi Covid-19, pada 2019, dan tetap bertahan hingga memasuki tahun 2025.

Pada mulanya, kegiatan berbagi ini dijalankan dengan nama “Jumat Berkah” dan sepenuhnya menggunakan biaya pribadi. Tanpa gembar-gembor, Mbah Nur rutin menyediakan makanan bagi puluhan orang setiap pekan. Memasuki awal 2025, jadwal kegiatan di alihkan menjadi hari Senin. Pergeseran ini beriringan dengan hadirnya dukungan dari seorang donatur bernama Mas Elang Merayu Sukma yang memilih untuk terlibat langsung membantu program tersebut.

Berkat tambahan dukungan itu, jangkauan “Senin Berkah” semakin meluas. Jika sebelumnya Mbah Nur hanya mampu menyediakan sekitar 40 porsi, kini jumlahnya meningkat hingga kurang lebih 200 porsi makanan setiap Senin bagi para dhuafa yang melintas di kawasan tersebut.

Meski demikian, Mbah Nur tetap memegang teguh prinsipnya: tidak menerima donasi melalui transfer.

Ia selalu mengajak para dermawan untuk datang secara langsung agar bisa menyaksikan proses pembagian dan merasakan suasana kebersamaan. Ungkapan khasnya, “Sedulur kabeh, Mbah Nur monggo dhahar seanane,” menjadi simbol kehangatan sekaligus ajakan untuk berbagi tanpa batas.

Kisah Mbah Nur bukan hanya tentang menyediakan makanan gratis, tetapi juga tentang keteguhan hati dalam menebar kebaikan. Perjalanan panjang dari “Jumat Berkah” hingga kini menjadi “Senin Berkah” membuktikan bahwa konsistensi dan ketulusan mampu menggerakkan lebih banyak tangan untuk membantu sesama. (her/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed