Lokasi Pertades Dimoro yang hilang (ft ist)
METROPOS.ID II GROBOGAN – Setelah kemarin gempar dengan sejumlah pemberitaan disejumlah platform media digital terkait pembangunan joging track di Desa Dimoro, Kec. Toroh, lalu disusul dengan pemberitaan dugaan Kadus Trowili, Desa Dimoro yang mencoret nama penerima bantuan, kini warga Desa Dimoro digemparkan dengan hilangnya Pertades (Pertamina Desa atau Pertashop Desa) milik desa setempat.
Salah satu BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Dimoro ini diduga telah lama tidak beroperasi dan sepi pembeli yang diduga meninggalkan kerugian bagi sejumlah pihak.
Dari Informasi yang diterima, Pertades Dimoro telah berhenti beroperasi sejak beberapa bulan yang lalu, namun tidak ada informasi jelas mengenai sebab dan alasannya.
“Kami tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba saja Pertades hilang, Dan itu memang sudah lama sepi tanpa aktifitas yang jelas” ujar salah satu warga.
Bangunan Pertades tersebut merupakan usaha yang di bangun dan diresmikan pada tahun 2022 dengan pembiayaan modal awal 3 pihak yakni Pemerintah Desa, Pertamina dan Investor serta di resmikan langsung oleh Kepala Desa Totok Suprapto.
Untuk itu warga Desa Dimoro berharap pihak terkait dapat segera mengusut kasus ini dan memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban atas dugaan kerugian dan mangkraknya Pertades tersebut. Dan bila transparan maka semua berpotensi merugikan keuangan negara melalui anggaran dana Desa.
“Kami ingin kejelasan dan pertanggungjawaban,” kata warga lainnya.
Namun hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Dimoro maupun Kades Dimoro. (@wg/red).








Komentar