oleh

Masyarakat Kedungjati Lega, Dapur SPPG Branggah Kedungjati Dilaunching Wabup Grobogan

Wabup Grobogan H Sugeng Prasetyo saat memotong pita di dapur SPPG Branggah Kedungjati (ft @w)

METROPOS.ID II GROBOGAN – Satu lagi dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Branggah, Kedungjati dari Yayasan Ariffatul Aulad Makutoromo diresmikan oleh Wabup (Wakil Bupati) Grobogan H. Sugeng Prasetyo, Selasa (24/2/2026) sore.

Acara yang diselenggarakan secara sederhana itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan oleh sejumlah sambutan diantaranya dari H. Nurwibowo atau akrab disapa Kaji Bowo ini selaku perwakilan dari Yayasan.

Pada kesempatan itu Kaji Bowo mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Bapak Wabup Grobogan H. Sugeng Prasetyo, Anggota DPRD Grobogan dari FKB Harnomo, Camat Kedungjati Kuspriyati, Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno dan tamu undangan lainnya.

Saat foto bersama (ft @w)

Sambutan selanjutnya disampaikan Wabup Grobogan H Sugeng Prasetyo kemudian diteruskan dengan pemotongan pita oleh Wabup Grobogan lalu dilanjutkan dengan melihat lihat sejumlah ruangan dapur SPPG Branggah Kedungjati.

Sementara itu usai melihat – lihat seluruh ruangan dapur SPPG, Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo pada awak media mengucapkan Alhamdulillah pada hari ini kita telah lounching dapur SPPG Branggah Kedungjati.

“Jadi ini dapur SPPG yang kedua di Kedungjati, Alhamdulillah ini dapur yang ditunggu – tunggu masyarakat Kedungjati terutama bagi anak – anak kita baik anak – anak TK, SD, SMP untuk menerima program MBG (Makan Bergizi Gratis) dari pemerintah yang selama ini sudah dirindukan,” ucapnya.

Sugeng juga mengatakan jika sampai hari di Kedungjati sudah ada 2 dapur SPPG dan 1 lagi dapur SPPG sedang proses, karena di Kedungjati dapat jatah 5 dapur SPPG,” kata Sugeng yang juga Ketua DPC Gerindra Kab Grobogan ini.

Terkait maraknya sejumlah siswa keracunan karena menu MBG, Sugeng mengungkapkan bahwa semua itu jika SOP (Standar Operasional Prosedur) benar – benar dijalankan di dapur SPPG, dan benar – benar ada keterbukaan didapur SPPG ini.

“Yang terpenting semua penjamah makanan dan lain – lain benar – benar menjalankan SOP dan mau menerima kritik dan saran apabila ada sesuatu yang kurang pas,” pungkasnya. (@w/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *