oleh

Polres Tegal Kota Gandeng Tokoh Agama Jaga Keamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026

-Tegal-125 views

Petugas saat silaturahmi dengan umat Hindu (ft her)

METROPOS.ID || KOTA TEGAL – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang dua momentum keagamaan besar, Polres Tegal Kota mengintensifkan pendekatan lintas agama melalui kegiatan silaturahmi dengan umat Hindu. Langkah ini dilakukan di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, mengingat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di perkirakan berdekatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pura Segara Suci, kawasan Panggung, Kota Tegal, pada Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan situasi keamanan tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, menegaskan bahwa pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat koordinasi lintas agama sebagai strategi utama dalam menciptakan suasana kondusif selama operasi berlangsung.

Menurutnya, potensi kerawanan perlu diantisipasi mengingat dua perayaan besar berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan. Oleh karena itu, komunikasi aktif dengan para tokoh agama terus dilakukan.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh rangkaian perayaan, baik Nyepi maupun malam takbiran, dapat berlangsung aman dan tanpa gangguan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus pengamanan tidak hanya terbatas pada arus mudik Lebaran, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah keagamaan.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Tegal, I Gusti Nyoman Mardawa, mengapresiasi langkah proaktif Polres Tegal Kota dalam menjaga keamanan menjelang Hari Raya Nyepi.

Ia menyampaikan bahwa dukungan aparat keamanan memberikan rasa aman bagi umat Hindu dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Polres Tegal Kota berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama tetap kuat. Dengan demikian, perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Kota Tegal di harapkan berlangsung aman, tertib, dan damai. (her/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed