oleh

Arus Balik Gelombang Kedua Diprediksi Memuncak, Ini Strategi Polres Brebes Atur Lalu Lintas

-Brebes-31 views

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah saat memberikan keterangan pers. (ft her)

METROPOS.ID || BREBES – Menghadapi potensi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua, jajaran Kepolisian Resor Brebes telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas. Periode kepadatan diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Upaya tersebut di fokuskan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya di ruas Tol Pejagan–Pemalang serta jalur arteri yang mengarah ke Jakarta.

Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, mengungkapkan, bahwa hingga Jumat (27/3/2026) malam, kondisi lalu lintas masih terpantau ramai namun tetap lancar tanpa hambatan signifikan. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat masih ada pemudik yang belum kembali ke wilayah Jabodetabek.

Ia menambahkan, potensi peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat, baik pada malam hari maupun keesokan harinya. Untuk itu, sejumlah langkah taktis telah disiapkan dan dikoordinasikan dengan Korlantas Polri serta Ditlantas Polda Jateng.

Salah satu perhatian utama aparat kepolisian adalah mengantisipasi kepadatan di area istirahat (rest area), yang kerap menjadi titik perlambatan arus. Petugas telah disiagakan untuk melakukan penguraian arus di sepanjang jalur tol.

Apabila kapasitas parkir di rest area telah penuh, petugas akan memberlakukan pembatasan dan mengarahkan pengendara menuju rest area berikutnya guna mencegah antrean panjang hingga ke badan jalan.

Selain itu, jalur arteri juga menjadi fokus pengamanan, terutama terkait potensi genangan air di wilayah Ketanggungan yang sebelumnya sempat terjadi. Jika kondisi tersebut kembali terjadi dan mengganggu arus lalu lintas, kendaraan akan dialihkan melalui jalur Jatibarang untuk selanjutnya masuk ke tol melalui gerbang Adiwerna atau Brebes Timur.

Namun, apabila genangan masih memungkinkan untuk dilalui, petugas akan melakukan pengaturan dan sterilisasi jalur guna memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan lancar menuju akses tol.

Hingga saat ini, sistem rekayasa lalu lintas berupa one way di ruas Tol Trans Jawa arah barat masih diberlakukan sebagai langkah untuk mengurai kepadatan kendaraan selama periode arus balik. (her/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed