Saat penyaluran intensif ke ratusan Marbot di Pekalongan. (ft kmit).
METROPOS.ID || KAJEN – Pemkab Pekalongan menyalurkan insentif kepada ratusan marbot atau petugas kebersihan masjid di Kab. Pekalongan. Penyaluran insentif tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., di Masjid Al-Muhtarom, Kajen, Selasa (21/04/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman mengatakan bahwa pemberian insentif merupakan bentuk perhatian dan penghargaan Pemkab. Pekalongan kepada para marbot yang selama ini telah menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masjid.
“Alhamdulillah, hari ini kita memproses insentif yang Bapak Ibu terima. Ini merupakan wujud program Pemkab. Pekalongan dalam menyisihkan anggaran untuk kepentingan honorarium Bapak Ibu sekalian,” kata Sukirman.
Ia mengakui nominal insentif yang diterima para marbot belum besar. Namun demikian, ia berharap bantuan tersebut dapat diterima dengan ikhlas sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
“Meskipun jumlah yang diterima sedikit, ini harus kita syukuri. Selain sebagai penghargaan, ini juga menjadi ikatan batin dan persaudaraan antara Pemkab Pekalongan dengan para marbot yang berada di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.
Sukirman juga menitipkan pesan agar para marbot terus menjaga kebersihan masjid.
Menurutnya, kebersihan menjadi hal utama agar tempat ibadah tetap nyaman dan suci digunakan masyarakat.
“Kalau kebersihannya terjaga, insya Allah kesuciannya juga akan terjaga dalam kita melaksanakan ibadah di masjid-masjid,” tuturnya.
Ia menambahkan, penyaluran insentif dilakukan melalui Bank Jateng dan para penerima tidak perlu melalui prosedur yang rumit. Dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing dan dapat segera dicairkan.
“Bapak-Ibu sekalian akan langsung menerima transfer yang nantinya dapat dicairkan dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Bapak-Ibu. Sekali lagi, meskipun jumlahnya mungkin belum sepenuhnya memuaskan, kami mohon agar dapat diterima dengan ikhlas, karena Pemkab. Pekalongan juga menganggarkannya dengan tulus dan ikhlas,” imbuhnya.
Selain menyalurkan insentif, Sukirman juga meminta para marbot untuk turut membantu menyosialisasikan berbagai program dan pelayanan Pemkab. Pekalongan kepada masyarakat.
Ia menilai para marbot merupakan mitra pemerintah karena berada langsung di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, informasi mengenai kinerja pemerintah dapat tersampaikan secara lebih luas.
“Kami titip kepada Bapak-Ibu sekalian agar apa yang telah dilakukan Pemkab Pekalongan dapat disampaikan kepada masyarakat. Pemerintah hari ini bekerja dengan sangat serius untuk memperhatikan seluruh kebutuhan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sukirman berharap dukungan para marbot dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sekaligus membangun semangat bersama untuk memajukan Kab. Pekalongan.
“Tujuannya agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan mempunyai semangat juang yang sama-sama untuk memajukan Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Pekalongan, Siti Masruroh, melaporkan bahwa pemberian insentif tersebut telah dianggarkan dalam APBD Kab. Pekalongan dan mengacu pada Keputusan Bupati Pekalongan tanggal 26 Februari 2026 tentang Penetapan Penerima Insentif Marbot untuk Petugas Kebersihan Masjid di Kab. Pekalongan.
“Kami telah menyiapkan penyaluran insentif bagi 900 orang marbot di seluruh wilayah Kab. Pekalongan sebagai bentuk apresiasi Pemkab. atas dedikasi petugas kebersihan masjid,” jelasnya.
Adapun besaran insentif yang diberikan yakni Rp1.000.000 per orang. Namun, jumlah bersih yang diterima sebesar Rp. 950.000 setelah dipotong pajak penghasilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masruroh menjelaskan, penyaluran insentif dilakukan secara bertahap. Pada Senin (20/04/2026), insentif telah disalurkan kepada 429 marbot dari Kec. Bojong, Kajen, Karanganyar, Kedungwuni, Kesesi, Paninggaran, dan Wonopringgo.
Sedangkan pada Selasa (21/04/2026), penyaluran dilanjutkan kepada marbot dari Kec. Buaran, Doro, Kandangserang, Karangdadap, Lebakbarang, Petungkriyono, Siwalan, Sragi, Talun, Tirto, Wiradesa, dan Wonokerto.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapperida Kab. Pekalongan Trisno Suharsanto, Kepala BPKD Kab. Pekalongan, Edi Harijanto, Plt. Kabag Kesra Setda Kab. Pekalongan. Kegiatan juga dihadiri jajaran Baznas, Kepala BPJS Kab. Pekalongan, perwakilan Kementerian Agama, sejumlah kepala organisasi perangkatb daerah, serta Camat Kajen. (kmit/red).











Komentar