METROPOS.ID || BANDUNG — Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan asal Kab. Bandung menghebohkan masyarakat Jawa Barat. Korban berinisial Yuvita diduga menjadi korban kekerasan brutal yang dilakukan kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Jawa Barat. Peristiwa tersebut diduga terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Cileunyi, Kab. Bandung.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Berdasarkan informasi yang di himpun, korban di duga mengalami penyiksaan selama kurang lebih 3 tahun sejak 2023.
Korban diketahui mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Wajah korban mengalami kerusakan parah akibat kekerasan fisik berkepanjangan.
Selain itu, korban juga mengalami kebutaan permanen pada salah satu mata, sementara kondisi mata lainnya di sebut memiliki kemungkinan kecil untuk pulih secara normal.
Tidak hanya itu, di temukan pula sejumlah luka bekas sabetan sajam (senjata tajam) di beberapa bagian tubuh korban, termasuk area kaki. Trauma berat yang dialami korban membuatnya mengalami kesulitan berjalan dan berbicara.
Pihak keluarga sebelumnya mengaku sempat kehilangan kontak dengan korban dan mengira Yuvita bekerja di luar kota. Dugaan tersebut muncul setelah keluarga menerima pesan singkat yang diduga di kirim pelaku untuk menutupi keberadaan korban.
Sementara itu, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Taufik Hidayat dikabarkan telah masuk dalam daftar buronan Polda Jawa Barat dan saat ini masih dalam pencarian.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah kos dan kontrakan, agar lebih teliti dalam memeriksa identitas penghuni. Warga yang mengetahui informasi terkait keberadaan terduga pelaku di minta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau pihak berwenang.
Kasus ini memicu perhatian luas di media sosial dan menimbulkan kecaman publik terhadap tindakan kekerasan dalam hubungan asmara yang berujung pada penderitaan korban secara fisik maupun psikis.(her/red).








Komentar