oleh

Brass Bress Boxing II Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Pekalongan: Tunjukkan Kemampuan di Atas Ring, Bukan di Jalanan

Saat foto bersama peserta Brass Bress Boxing II .(ft kmit).

METROPOS.ID || KAJEN – Polres Pekalongan kembali menghadirkan wadah positif bagi generasi muda melalui ajang Brass Bress Boxing II dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di GSP Resto & Cafe, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026), disambut antusias dengan diikuti sekitar 76 atlet tinju dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Ketua KONI Kab. Pekalongan Suryono, S.Ag., jajaran pejabat utama Polres Pekalongan, pengurus Pertina Kab. Pekalongan, tamu undangan, serta para peserta.

Ketua KONI Kab. Pekalongan, Suryono, mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Brass Bress Boxing II menjadi bukti bahwa olahraga tinju memiliki potensi besar untuk berkembang di Kab. Pekalongan.

“Antusiasme masyarakat dan para pecinta olahraga malam ini sangat luar biasa. Terlihat dari sekitar 76 atlet yang ikut ambil bagian. Kami berharap ajang ini menjadi wadah pembibitan atlet-atlet tinju berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kab. Pekalongan,” katanya.

Suryono juga berharap ke depan Kab. Pekalongan memiliki fasilitas ring tinju yang representatif agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal. Menurutnya, olahraga tinju tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk menghindari aksi tawuran maupun perkelahian.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa Brass Bress Boxing II merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menyalurkan bakat anak-anak muda melalui jalur olahraga.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya kami telah menggelar berbagai event seperti turnamen sepak bola, badminton, kontes burung berkicau, merpati kolong hingga drag bike. Semua ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama masyarakat melalui kegiatan yang positif,” ujar Kapolres.

Menurut AKBP Rachmad, sebanyak 76 petinju yang tampil dalam kejuaraan tersebut diharapkan menjadi cikal bakal atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kab. Pekalongan di tingkat regional maupun nasional.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Brass Bress Boxing II juga menjadi salah satu upaya preventif Polres Pekalongan dalam menekan kenakalan remaja, khususnya aksi tawuran dan balap liar.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengurangi aktivitas negatif di kalangan remaja seperti tawuran dan balap liar. Melalui olahraga tinju, energi dan semangat mereka kita arahkan menjadi prestasi. Kami berharap tahun depan kegiatan ini dapat digelar lebih besar lagi dengan peserta dari seluruh Jawa Tengah,” harapnya.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Junjung tinggi sportivitas dan kendalikan emosi. Ingat, di atas ring kita bertanding, di luar ring kita tetap bersaudara. Tunjukkan kemampuan kalian di atas ring, bukan di lapangan dan bukan di jalanan,” pesan AKBP Rachmad.

Ajang Brass Bress Boxing II tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum pembinaan atlet muda sekaligus wujud komitmen Polres Pekalongan dalam mendukung kegiatan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kab. Pekalongan.(kmit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed