oleh

SMAN 2 Kota Pekalongan Sukses Gelar Binar SMADA 2026

Saat kegiatan Binar SMADA 2026.(ft kmit).

METROPOS.ID || PEKALONGAN – Selama 5 hari, SMAN 2 Kota Pekalongan menjelma menjadi pusat kreativitas, pembentukan karakter, dan semangat kewirausahaan. Ribuan pengunjung yang terdiri atas siswa, guru, serta tenaga kependidikan larut dalam kemeriahan pentas drama musikal, bazar kreatif, hingga berbagai permainan edukatif yang menjadi puncak kegiatan Projek Kokurikuler “Binar SMADA”.

Kegiatan yang berlangsung pada 20–24 Juli 2026 ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di balik meja dan buku pelajaran. Melalui pendekatan yang menyenangkan, para siswa diajak membangun karakter, memperkuat kerja sama, mengasah kreativitas, sekaligus belajar menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Program tersebut diikuti seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dengan melibatkan Tim Projek Kokurikuler, guru, wali kelas, serta tenaga kependidikan SMAN 2 Pekalongan. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta memperoleh pembinaan karakter melalui berbagai materi inspiratif. Pada sesi Ketuhanan, siswa diajak melakukan refleksi mengenai pentingnya ketaatan kepada Tuhan sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.

Melalui materi Success Path, para siswa mendapatkan motivasi untuk merancang masa depan dengan menyusun peta jalan menuju cita-cita, kesuksesan, kebahagiaan, dan kemuliaan hidup.

Sementara itu, materi Siap Berguna mengangkat nilai Khoirunnas Anfa’uhum Linnas, yaitu sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi orang lain. Materi ini mendorong siswa agar memiliki kepedulian sosial dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Gelar Karya Jadi Panggung Kreativitas Siswa

Puncak kegiatan berlangsung pada 24 Juli 2026 melalui Gelar Karya Binar SMADA, yang menampilkan hasil kolaborasi seluruh peserta didik.

Siswa kelas X berhasil memukau penonton melalui pentas drama musikal yang mengangkat tema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, “Mimpi dan Harapan”, serta “Say No to Bullying”.

Penampilan mereka dinilai berlangsung maksimal dengan kualitas yang bahkan melampaui ekspektasi. Akting, tata panggung, kekompakan, hingga penyampaian pesan moral menjadi daya tarik utama pertunjukan tersebut. Tak kalah menarik, siswa kelas XI dan XII menghadirkan puluhan stan bazar yang menawarkan aneka makanan, minuman, serta berbagai permainan interaktif.

Beragam permainan modern berbasis laptop menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga melatih kemampuan siswa dalam berwirausaha, mengelola keuangan, melayani pelanggan, hingga bekerja sama dalam tim. Seluruh stan mengikuti proses penjurian untuk menentukan juara terbaik berdasarkan kreativitas, inovasi, kualitas produk, dan penyajian.

Antusiasme Tinggi Warnai Seluruh Rangkaian Acara

Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, semangat para siswa terlihat begitu tinggi. Dengan bimbingan guru dan wali kelas, mereka mampu mengelola bazar secara mandiri serta memperoleh keuntungan dari hasil penjualan produk.

Suasana sekolah pun dipenuhi kegembiraan. Guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan, mulai dari menyaksikan pentas seni, berbelanja di bazar, hingga mencoba berbagai permainan yang disediakan.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan.

Kepala SMAN 2 Pekalongan Indah Muslichatun, S.Pd., M.Pd., kepada awak media menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, wali kelas, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk menjadi fondasi pengembangan karakter dan kompetensi murid SMAN 2 Pekalongan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu guru dan staf TU yang telah mendukung kegiatan ini berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, melalui Binar SMADA 2026, SMAN 2 Pekalongan membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat dikemas secara kreatif, menyenangkan, dan berdampak nyata. Tidak hanya menghasilkan karya, kegiatan ini juga membentuk peserta didik yang religius, berintegritas, kreatif, mampu berkolaborasi, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan semangat tersebut, Binar SMADA diharapkan menjadi inspirasi bahwa sekolah merupakan ruang terbaik untuk menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.” imbuhnya.(mit/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed