METROPOS.ID || KLATEN – Siswa SD Sinar Fajar Desa Bawak, Kec. Cawas, Kab. Klaten, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan. Siswa mengalami gejala pusing sampai diare.
“Sakit pusing sama perut, ya kemarin makan MBG,” ujar siswa kelas VI berinisial N di sekolah, Sabtu (15/8/2026) siang.
“Yang gak masuk berapa saya tidak tahu,” imbuhnya.
Siswa lain, D mengatakan hal serupa. Dirinya mengalami gejala pusing.
“Sama, pusing,” katanya.
Kasek (Kepala Sekolah) SD Sinar Fajar saat hendak dikonfirmasi awak media tidak ada di lokasi. Beberapa staf dan guru tidak berani memberikan penjelasan karena Kasek sedang keluar.
“Pak kepala sedang keluar,” ucap salah seorang staf di lokasi.
Dari Pantauan di lokasi, ada beberapa orang anak yang di ruang guru. Siswa lainnya beraktivitas seperti biasa. Salah seorang orang tua, Asih mengungkapkan, anaknya kemarin memang makan nasi dan nuget dari paket MBG. Setelah pulang mengalami gejala pusing terus muntah-muntah.
“Pusing terus muntah-muntah, diare, penyebabnya tidak tahu. Hari ini katanya banyak yang tidak masuk, hari ini masih pusing,” ungkapnya.
“Kemarin diperiksakan ke bidan terdekat. Alhamdulillah ini sudah membaik,” lanjut dia.
Camat Cawas, Joko Purwanto mengonfirmasi ada kejadian tersebut. Penyebabnya belum jelas karena baru sebatas indikasi.
“Ngih, cuma indikasinya karena makanan atau bukan. Ini saya sudah minta ke Kepala Puskesmas untuk cek sampel makanannya dan saya minta untuk dipantau kondisi siswanya,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, dokter Anggit Budiarto menjelaskan, sudah mendapatkan laporan kejadian tersebut. Namun masih dikomunikasikan dengan pihak terkait.
“Ini masih dikomunikasikan dengan pihak sekolah, SPPG maupun Disdik, apa memang akibat dari proses itu masih kita komunikasikan,” pungkasnya saat dihubungi melalui ponselnya.(mit/red).










Komentar