oleh

Mubes IX Permadani Tahun 2025, Aklamasi Pilih DR. Suyitno Yoga Pamungkas Pimpin DPP Permadani Periode 2025-2030

Foto : Pengukuhan Ketua Umum DPP Permadani Terpilih periode 2025-2030 DR. Suyitno Yoga Pamungkas, MPd.(ft.red).

METROPOS.ID || SEMARANG – Musyawarah Besar (Mubes) IX Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) tahun 2025 resmi diselenggarakan di Gedung Dewa Ruci, Unimar AMNI Jl. Soekarno Hatta Semarang, Minggu (23/11/2025).

Mubes IX Permadani tahun 2025 mengangkat tema “Bulat dalam Tekad Mengawal Budaya Bangsa, Kokoh Tumbuh Bermartabat”.

Forum 5 tahunan ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota Permadani dalam menentukan arah organisasi menjadi lebih kuat dalam menjaga, memelihara serta melestarikan budaya nasional bangsa, bermanfaat bagi masyarakat sekaligus ajang pemilihan ketua baru untuk periode 2025 – 2030.

Kegiatan Mubes IX ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai wilayah, antara lain, perwakilan dari 8 DPD aktif Jawa Timur, meliputi Trenggalek, Kediri, Blitar Raya, Tuban, Lamongan, Ngawi dan Nganjuk serta 24 DPD se-Jawa Tengah.

Sementara itu, pada tingkat wilayah, 2 DPW, Jawa Timur dan Jawa Tengah yang berpartisipasi, adapun DPW Jambi dan Bengkulu tidak dapat hadir dalam Mubes tahun ini.

Ketua panitia Mubes IX Permadani, Drs. Antonius Suparyatun mengatakan, penyelenggaraan Mubes IX Permadani tahun 2025 awalnya akan dilaksanakan di gedung pemerintah, Wisma Perdamaian Jl. Imam Bonjol, Semarang. Namun karena gedung akan dipakai oleh gubernur, maka dengan waktu yang sangat mepet, penyelenggaraan dipindah di Unimar AMNI Jl. Soekarno Hatta, Semarang.

“Sebenarnya kita sudah mengajukan lama, dan sudah tercatat disana jadwalnya. Tapi tiba-tiba kurang dari 2 hari, kami diberitahu bahwa gedung itu akan digunakan oleh gubernur. Sehingga kami sebagai ketua panitia kelabakan nggih, karena semua sudah tertata baik, akhirnya saya harus pindah. Ya mau tidak mau saya harus mencari lokasi baru,” tuturnya.

“Kebetulan di Unimar AMNI, khususnya di Gedung Dewa Ruci ini, kami punya sesepuh Permadani yang dulu juga pernah menjadi Ketua Umum Permadani periode 2000 – 2005, saya sebagai ketua panitia nangis disitu, dihadapan Bapak H. Edi Suprapto, BA. Saya menghadap beliau, saya nangislah disitu, dimana dalam dua hari saya harus dengan cepat untuk menampung sekitar 250 orang peserta, padahal ubarampe sudah saya siapkan semuanya sebelumnya. Akhirnya atas ijin Bapak Edi Suprapto kami diijinkan untuk memakai Gedung Dewa Ruci ini,” imbuhnya dengan penuh rasa syukur.

Dikatakan Antonius, awalnya dirinya merasa kaget dan menyesalkan atas pembatalan lokasi di Wisma Perdamaian yang diberitahukan secara mendadak hanya dua hari sebelum pelaksanaan acara.

“Kami sebetulnya sangat kaget dan menyesal ya, karena kenapa dua hari sebelum hari H koq baru diberitahu. Kalo seminggu gitu saya masih bisa ambegan, gitu istilahnya,” ucap Antonius.

Penyelenggaraan Mubes sendiri dijelaskan Antonius, sesuai dengan AD ART, dilaksanakan setiap 5 tahun sekali dengan agenda pemilihan kepengurusan baru, khususnya ketua umum, karena untuk pengurus merupakan hak prerogatif ketua umum.Adapun dalam musyawarah besar (Mubes) dibahas juga terkait perubahan-perubahan AD ART yang dianggap sudah tidak sesuai dengan kemajuan jaman diera globalisasi.

Untuk pencalonan ketua umum sendiri dikatakan Anton, semua peserta berhak mencalonkan diri atau dicalonkan, berhak untuk memilih dan dipilih. Jikalaupun nantinya ada pengusulan kandidat, maka terlebih dahulu akan ditanyakan bersedia atau tidak. Dan jika tidak bersedia maka tidak bisa dipaksakan, karena Permadani merupakan organisasi sosial, mulai dari ketua umum, sampai kepengurusan tingkat kecamatan tidak ada yang mendapatkan gaji dan bersifat sukarela.

Secara historis, Permadani lahir di Kota Semarang, maka ditetapkanlah Semarang sebagai pusat kepengurusan DPP Permadani. Dan otomatis ketua umum dijabat oleh orang yang berdomisili di Semarang. Karena jika jabatan ketua umum tidak dijabat orang Semarang, maka akan menjadi kurang sinkron dalam pengelolaan dan koordinasinya. Dan jikalaupun ada dari luar daerah yang bersedia untuk menjabat ketua umum maka harus pindah di Kota Semarang.

Antonius berharap, dalam kepengurusan yang baru, khususnya ketua umum baru, lebih bisa mengayomi, bisa membuat greget untuk menumbuhkembangkan Permadani semakin berkembang dengan baik, karena Permadani dilandasi dengan Tri Niti Yogya.

“Yang pertama, memayu hayuning sasama, harus menghargai orang lain. Warga Permadani dimanapun tempat harus bisa menjaga ketenteraman. Kedua, dados juru ladosing bebrayan ingkang sae, kita itu sebagai abdi atau pelayan, kita melayani pada masyarakat yang membutuhkan upacara-upacara adat. Yang ketiga, sadengah pakaryan sagedta tansah ngremenaken tiyang sanes, membuat orang senang, membuat orang bahagia dan membuat orang marem itu susah, tapi kita harus bisa, karena kita melakukan itu karena kerelaan. Maka dengan Tri Niti Yogya ini, kehidupan warga Permadani ini harus dihidupkan,” tuturnya.

Selain itu berjalannya organisasi Permadani juga dilandasi dengan Tri Rukun. Yaitu, rukun rasa, rukun bandha dan rukun bala.

“Kita sudah sama, sama satu rasa, dilahirkan dari Permadani. Kita mempunyai Permadani, kita harus belani ngrungkepi, gondeli apapun itu. Rukun Bandha, kita saling subsidi, siapa yang punya bandha ya mangga. Kalo seperti saya ya saya punya bahu suku tenaga, ya saya yang jadi supir, ketua umum yang punya kendaraan dan bensinnya, itu semua gotongroyong. Selanjutnya Rukun Bala, artinya kita semua itu satu keluarga tidak ada milah-milah semuanya sama saling asah asuh,” pungkas Antonius Suparyatun.

Mubes IX Permadani tahun 2025 di Gedung Dewa Ruci, Kampus AMNI Jl. Soekarno Hatta, berlangsung dari pagi hingga sore berjalan dengan tertib dan demokratif dengan munampung beberapa usulan dan masukan dari berbagai daerah terkait perubahan-perubahan pasal dalam AD ART serta masukan-masukan demi perbaikan kepengurusan baru yang akan dibentuk.

Dari seluruh perwakilan wilayah yang hadir sepakat dengan suara bulat atau aklamasi memilih kembali DR. Suyitno Yoga Pamungkas, M.Pd untuk kembali memimpin sebagai Ketua Umum DPP Permadani periode 2025 – 2030.(red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed