METROPOS.id, Grobogan – Pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III/2019 Kodim 0717/Purwodadi dinyatakan selesai, ditandai dengan pemotongan pita untuk meresmikan hasil sasaran fisik oleh Kadispermasdes Sanyoto yang didampingi Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta dan pejabat Forkopimda lainya, di Dusun Kedungungkal dilanjutkan pelaksanaan upacara penutupan di lapangan Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Kamis (31/10/2019) dengan mengusung tema “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat.”
Sebagai inspektur upacara Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta, komandan upacara, Kpt Inf Isbandi Danramil 04/Godong, perwira upacara Kapten Cba Aniful Murtadlo Pasipers dan peserta upacara beserta tamu undangan lebih kurang 300 orang.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M yang dibacakan Dandim mengatakan, Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah bahwa TNI bersama dengan Pemda dan masyarakat secara bersama-sama melaksanakan percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagai wujud yang salah satunya adalah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). TMMD merupakan program kerja sama yang terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, Kementerian/ Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang mensinergikan program masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah-daerah, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.
TMMD Reguler maupun Sengkuyung secara bersamaan yang dilaksanakan selama 30 Hari, dibuka maupun ditutup secara serentak se-Indonesia.
Dalam Kegiatan TMMD tidak hanya Sasaran Fisik yang dikerjakan, melainkan juga sasaran Non Fisik yang meliputi penyuluhan bidang kesejahteraan rakyat, kesadaran bernegara, bela negara dan ketertiban masyarakat, kesehatan, hukum, HAM dan lain-lain sesuai kebutuhan daerah sasaran.
Pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan/rehab sarana infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah seluruh Indonesia diantaranya sarana transportasi berupa jalan, jembatan, renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan sarana sanitasi.
“Pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. Pelihara hasil program TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang,”pungkasnya.
Selesai upacara penutupan acara dilanjutkan panggung hiburan rakyat Makutarama Nada Kodim 0717/Pwd, Bazar murah sembako, pemberian bantuan beras, alat tulis dan pengobatan gratis.(Awg/Dim/Red).












Komentar