oleh

3 Abad Sudah Usia Kabupaten Grobogan, Pemkab Grobogan Gelar Jamasan Berbagai Pusaka

Saat prosesi jamasan pusaka (ft red)

METROPOS.ID II GROBOGAN – Dalam rangka menyambut 3 Abad Kabupaten Grobogan, Pemkab. Grobogan gelar ritual tradisi jamasan pusaka di Museum Purwodadi, Kamis (26/2/2026).

Dalam jamasan itu ada 10 keris dan 5 tombak milik Museum serta ratusan pusaka milik Kasepuhan Wijayakusuma.

Pada kesempatan itu Wahono Ka. Disporabudpar (Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata) kab. Grobogan menyampaikan, Jamas Pusaka tidak hanya membersihkan pusaka yang ada. Namun lebih dari itu merupakan refleksi untuk membersihkan diri dalam bekerja di pemerintahan.

”Jika sesuatu itu telah bersih maka kita dapat melakukan pekerjaan dengan lebih terpuji, lebih baik, dan mampu membuat Grobogan lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kasepuhan Wijayakusuma Haryoko menambahkan jika Jamas pusaka itu merupakan langkah pemerintah untuk anak muda agar peduli dengan budaya Jawa dan peninggalan para leluhur.

Sedangkan tahapan jamasan diawali air suci yang diberi bunga dan wewangian, kemudian ramuan tersebut diberi formula dari ramuan-ramuan Jawa yang digunakan untuk meremajakan pusaka.

”Untuk warangan digunakan ramu – ramuan jawa dan warangan itu pelapisan pusaka setelah penjamasan,” imbuhnya.

Adapun seperti diketahui rangkaian acara Pemkab Grobogan dalam rangka menyambut 3 Abad Kabupaten Grobogan, berbagai kegiatan dilakukan seperti ziarah ke makam leluhur Grobogan seperti ke makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Tarub, makam Ki Ageng Getas Pendowo, dan makam Pangeran Puger, dan diakhir akan dilakukan boyong Grobog sebagai puncak acara Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 300 tahun. (red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed