METROPOS.ID, KENDALL – Komisi D DPRD Kendal meminta Pemkab. Kendal memberikan edukasi kepada warga sekitar Rusunawa yang disiapkan sebagai RS (Rumah Sakit) Darurat COVID -19. Edukasi ini perlu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, bahwa RS ini tidak menularkan dan menyebarkan virus.
Kunjungan anggota Komisi D DPRD Kendal Mahfud Sodik, Sulistyo Ariwibowo dan Kholid Abdillah melihat kesiapan pekerjaan yang dilakukan DPUR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang).
Anggota dewan melihat setiap ruangan yang akan digunakan sebagai ruang perawatan pasien dalam pengawasan jika di RS umum membludak.
Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Sodik mengatakan pembangunan RS Darurat jangan membuat warga khawatir.
“lokasinya sangat dekat dengan blok Rusunawa serta pemukiman warga. Kami meminta Pemkab Kendal perlu melakukan edukasi ke warga,” katanya, Selasa (21/04/2029) siang tadi.
Edukasi ini perlu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman karena banyak warga yang resah dengan digunakannya Rusunawa sebagai RS Darurat.
“Pemerintah harus memberikan rasa nyaman dan jaminan aman. Kita sudah melakukan pendekatan dan menjelaskan bahwa yang akan dirawat di RS Darurat hanya pasien yang ringan,” kata Mahfud.
Sementara itu Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Budi Suprawito mengatakan pihaknya sudah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga khususnya yang berada di rusunawa yang dekat dengan RS Darurat.
“dalam waktu dekat kita akan memberikan sosialisasi kepada warga yang berada di depan RS Darurat,” jelasnya.
Dari keterangan Kepala DPUPR Sugiyono mengatakan renovasi Rusunawa yang akan disiapkan RS Darurat sudah tinggal penyelesaian. Dua lantai disiapkan untuk perawatan pasien sedangkan lantai 3 hingga 5 disiapkan jika ada lonjakan pasien. (Eko/Red).












Komentar