Metropos.id,Boyolali – Niatnya untuk menggendam,malah apes dialami Ernu Tri Saksono (61) warga Dukuh Jetisan, Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo, Klaten.Ia tewas terjatuh di areal persawahan di Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, pada Selasa (25/6/2019) sore. Dia tersungkup setelah membawa kabur sebuah cincin milik seorang lansia yang telah berhasil dikelabuhi. Pelaku juga tertindih sepeda motornya sendiri.
Menurut Widodo (56), salah seorang warga mengetahui kejadian tersebut. Saat itu, korban Klumpuk (77) tengah mencari kayu bakar disekitar areal persawahan. Tiba-tiba seorang yang tak dikenal yang mengendarai SPM jenis honda supra X 125, bernopol AD 6549 NV datang menghampiri nenek lansia tersebut.
Dengan tampilan menyakinkan, pelaku langsung mengajak ngobrol Nenek Klumpuk.
“Pelaku berdalih bisa menyembuhkan penyakit. Pelaku pun meminta cincin yang dikenakan korban,” tuturnya.
Korban yang sudah terkena tipu muslihat nurut saja apa perkataan pelaku. Cincin satu-satunya barang berharga yang dipakai diserahkan begitu saja. Setelah mendapatkan barang pelaku, pelaku langsung berusaha kabur.
Tapi, korban nampaknya mulai sadar. Tak ingin cincinya dibawa begitu saja oleh orang yang baru dikenal, motor pelaku dipegang.
“korban kemudian terseret sejauh 20 meter karena terus memegangi motor pelaku,” ujarnya.
Hingga akhirnya pelaku terperosok kedalam sawah dan tertindih motor yang dikendarai pelaku.
Piristiwa ini langsung ditangani jajaran kepolisian. Beberapa anggota langsung mendatangi lokasi kejadian.
Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Sawit, AKP Joko Widodo menyatakan pelaku langsung dievakuasi petugas. Jenasah pelaku kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Pandan Arang Boyolali untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sedangkan motornya diamankan di Mapolsek Sawit.
“korban nenek Klumpuk mengalami luka pada bagian kaki dan telah dimintai keterangan,” pungkasnya.(Mul/Red).











Komentar