METROPOS.id, Boyolali – Kodim Boyolali terus mematangkan rencana gelaran TMMD Reguler ke-106 tahun 2019. Kegiatan tersebut bakal dilaksanakan di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari pada pertengahan Oktober mendatang.
Hal itu dikemukakan Dandim Boyolali, Letkol Herman Taryaman pada acara Coffe Morning di aula Makodim setempat, Rabu (7/8/2019). Hadir dalam acara tersebut, jajaran terkait di lingkup Pemkab Boyolali.
Menurut Dandim, pihaknya juga melibatkan Camat Musuk dan Tamansari. Pasalnya, saat pengajuan ke Mabes TNI, Desa Sangup di kawasan lereng Gunung Merapi termasuk wilayah Kecamatan Musuk. Namun demikian, terjadi pemekaran Kecamatan Musuk.
“Dan Desa Sangup masuk ke kecamatan hasil pemekaran yaitu, Kecamatan Tamansari,” ujarnya.
Sejumlah program juga disampaikan antara lain, betonisasi jalan, rehab 10 rumah tidak layak huni, penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu juga bakal digelar kegiatan pasar murah dan pameran UKM.
“Jalan yang dibangun merupakan jalur evakuasi bencana Merapi. Ini untuk antisipasi jika sewaktu- waktu terjadi bencana erupsi Merapi agar memudahkan evakuasi warga,” ungkapnya.
Selain itu, TMMD juga bakal diisi kegiatan penanaman pohon. Tujuannya, untuk menghijaukan kawasan yang gundul agar kembali menghijau serta mencegah terjadinya erosi dan longsor di musim penghujan.
“Mengingat, Desa Sangup berada di kawasan jurang dan tebing curam. Sehingga kegiatan penanaman pohon sangat diperlukan,” imbuhnya.
Penanaman pohon juga bakal melibatkan siswa dan masyarakat setempat.
“Untuk jenis pohon masih kami pikiran, apakah pohon buah- buahan atau jenis pohon lainnya. Yang terpenting, setelah penanaman, pohon dirawat dengan baik agar tumbuh subur,” tandasnya.(Mul/Red)











Komentar