METROPOS.id, Demak – Warga Dukuh Dongko RT 07/02, Desa Kebonbatur Kecamatan Mranggen di gegerkan dengan adanya penemuan mayat seorang laki – laki dan balita perempuan di dalam satu kamar, Jum’at (27/9/2019).
Dari informasi yang di himpun menyebutkan dua mayat yang berada di dalam satu kamar tersebut adalah Bapak dan anak, yakni SAPTO WIDODO (47) dan ADINDA WIDYANINGTYAS (3).
Adapun Kronologis kejadian itu berawal sekira pukul 10.00 WIB, tetangga korban yakni MURSIAH (33) mendengar ADINDA (korban 1) menangis didalam rumah. Tak berselang lama sekira pukul 10.30 WIB, anak kedua Korban, ARIF RIZKY pulang sekolah hendak masuk kedalam rumah namun terkunci dari dalam, kemudian menunggu dirumah saudaranya yang berada disamping rumah. Namun sekira pukul 16.00 WIB,
SRI NINGSIH (47) istri dan ibu korban pulang bekerja hendak masuk kedalam rumah namun terkunci, lalu berusaha masuk melalui jendela dapur dengan cara mencongkel, kemudian setelah masuk melihat pintu kamar belakang dalam kondisi tertutup, sehingga di dorongnya pintu tersebut, tetapi betapa kagetnya melihat anak ketiganya sudah bersimbah darah di atas tempat tidur, spontan berteriak minta tolong membuat warga sekitar berdatangan.
Terpisah Kasatreskrim Polres Demak AKP Aris Munandar, SH. MH membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya telah melakukan Penyelidikan kasus tersebut.
“Kami langsung melakukan olah TKP, di lanjut mencari saksi- saksi yang ada di TKP dan melakukan Introgasi, lalu mengamankan TKP, setelah itu koordinasi dengan Dokter dari Puskesmas Mranggen III untuk melakukan pemeriksaan luar bersama,” terangnya.
Masih menurutnya dari olah TKP di temukan satu buah pisau dapur di lantai dalam kamar disamping tempat tidur, dua buah spidol besar warna hitam, satu unit handphone warna hitam, ada tulisan di dinding kamar mandi, di dinding depan pintu kamar dan didinding dalam kamar diduga tulisan dari Korban SAPTO WIDODO yang berisikan kekecewaan terhadap istri korban yang diduga selingkuh.
“hasil pemeriksaan luar pada tubuh ADINDA terdapat luka tusukan di dada sebelah kiri dengan posisi terlentang diatas tempat tidur dan tidak ditemukan luka dibagian tubuh lain. Sedangkan kondisi SAPTO Widodo terdapat luka sayatan dileher depan, luka sayatan di pergelangan tangan kiri dengan posisi terlentang dilantai dibelakang pintu kamar dan tidak ditemukan luka dibagian tubuh yang lain,” jelasnya.
Lebih lanjut Aris memyimpulkan sementara jika SAPTO membunuh ADINDA anak kandungnya dengan cara menusuk dada sebelah kiri dengan menggunakan pisau dapur hingga meninggal dunia. Dan sebelum mengakhiri hidupnya SAPTO menuliskan pesan kepada istrinya yang diduga telah selingkuh.
“dari pihak keluarga menolak untuk di outopsi pada korban, dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya.(Adi/Damar/Red).











Komentar