METROPOS.id, Kendal – Pembangunan jalan Dukuh Pening, Desa Sendangkulon, Kecamatan Kangkung bakal dimulai tahun depan. Untuk mempercepat pembangunan jalan sepanjang 3 km tersebut, Komisi A DPRD Kendal menambah anggaran hingga Rp1 miliar.
“Kita tambahkan dana Rp1 miliar. Biar pembangunan jalan itu bisa rampung. Dana tersebut masih kita tambah dari APBD provinsi dan APBD kabupaten lewat TMMD,” kata Ketua Komisi A DPRD Kendal Munawir saat menerima aspirasi dari warga Desa Sendangkulon, Kamis (28/11) petang, saat terima aduan BPD dan RT Desa Sendangkulon, mewakili warga, soal pembangunan jalan Pening yang bergeser dari usulan dan kesepakatan awal.
Munawir mengaku tambahan gelontoran dana itu agar jalan menuju Dusun Pening tuntas. Sebab jika hanya mengandalkan dana dari program TMMD dipastikan tidak akan cukup. TMMD tahun depan sudah dipastikan ditempatkan di Desa Sendangkulon, Kecamatan Kangkung.
Dana TMMD berasal dari provinsi sebesar Rp 256 juta dan kabupaten Rp130 juta. Ia juga mengaku prihatin dengan kondisi jalan Pening karena sejak merdeka belum pernah dibangun.
“Selain itu tiap ada hajatan politik jalan Pening selalu diusulkan untuk diperbaiki. Tapi begitu hajatan politik selesai jalan tersebut tetap belum diperbaiki,” terangnya.
Sementara itu, Anggota BPD Desa Sendangkulon Khozin berharap jalan Pening segera dibangun. Meski secara administrasi wilayahnya banyak yang ikut Desa Sendangsikucing, tapi pemilik sawah mayoritas warga Sendangkulon. Karena itu dia berharap pembangunan jalan dimulai dari Dukuh Kacangan hingga Dukuh Pening.
“Jalan itu yang diusulkan sejak lama, dan bukan jalur lain. Bahkan sudah atas kesepakatan warga dan sepengetahuan bupati. Tapi Kades menghendaki pergeseran pembangunan jalannya,” kata Khozin didampingi salah satu ketua RT Kamyono. (Eko/Red)












Komentar