oleh

Kolaborasi Demi Kemajuan UMKM, Siap Dilakukan Anggota ICSB 

METROPOS.ID, Sukoharjo – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sukoharjo yang terhimpun dalam International Council for Small Business (ICSB), menyatakan siap berkolaborasi dengan berbagai lembaga formal maupun non formal, guna peningkatkan kesejahteraan melalui produk yang dihasilkan kekancah yang lebih luas.

Dari 12 kecamatan di Kab. Sukoharjo, salah satu yang telah menyatakan kesiapannya adalah pelaku UMKM dari Kec. Kartasura dengan jumlah anggota sejak dikukuhkan kepengurusannya 10 hari lalu, telah mencapai sekira 100 lebih pelaku UMKM terdiri berbagai ragam bidang usaha.

“Kolaborasi kami lakukan sekiranya dapat memajukan UMKM di Kartasura. Baik dengan Pemda, perusahaan besar dilingkungan terdekat kami, bahkan dengan institusi perguruan tinggi,” terang Ketua ICSB Kartasura Harry Amore saat acara Kodar di aula Kec. Kartasura, Sabtu (4/1/2020) sore.

Menurutnya, salah satu perguruan tinggi yang sudah memberikan kesanggupan berkolaborasi adalah Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dengan kolaborasi maka akan meningkatkan kualitas SDM para pelaku UMKM, meski disadari di luar hal tersebut permodalan juga penting untuk dipikirkan.

“Meski begitu, unsur permodalan itu tidak mutlak. Yang lebih kami kedepankan disini adalah masalah edukasi, masalah mindset (cara berpikir) dari para pelaku usaha ini. Kami buka, kami ajak mereka memandang (peluang) pasar yang jauh lebih luas, dan tentunya harus disertai peningkatan kualitas produknya,” tegasnya.

Saat ini lanjut Harry, pihaknya tengah fokus melakukan pendampingan, dimana diluar perkiraan ternyata mendapat respon positif dari para pelaku UMKM anggota ICSB cabang Kartasura. Nantinya, mereka akan diberi pelatihan – pelatihan oleh pihak ketiga agar mendapat arahan yang lebih baik.

“Pendampingan dan pelatihan akan dilakukan dengan terlebih dulu diawali survey potensi usahanya. Kalau memang berdasarkan barometer yang kami gunakan potensi usaha itu bagus, maka akan dibantu dalam menata sistemnya, dan di lanjut dengan pemasaran. Kebetulan kami punya mitra yang bergerak dibidang pemasaran,” ungkapnya.

Dengan banyaknya pelaku UMKM yang bergabung di ICSB, maka menurut Harry, jaringan untuk berkembangnya pemasaran produk yang dihasilkan akan menjadi lebih besar dengan jaringan  daya jangkau lebih luas, dan terbuka.

“Kami akan bantu para pelaku UMKM ini untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan membuatkan sebuah pola atau sistem manajemen produksi. Tujuannya adalah, jika nanti mereka mendapat order dengan jumlah besar tidak kewalahan melayani,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan ICSB Kartasura membantu kemajuan UMKM, dalam waktu dekat juga akan digelar kegiatan bedah bisnis atau pelatihan usaha. Adapun materinya bukan hanya pelatihan soal ketrampilan, tapi juga melatih tentang bagaimana agar pelaku UMKM dapat membuat sistem agar usaha yang ditekuninya dapat berhasil.(Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed