METROPOS.ID, Salatiga – Tembok pembatas Rumah Dinas Danramil bagian belakang yang ber alamat di Jalan Diponegoro 97 Salatiga setinggi 3 meter roboh menimpa rumah warga, diduga akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, insiden ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wib pada saat itu wilayah tersebut di guyur hujan deras, sehingga tembok pembatas bangunan peninggalan Belanda yang sudah tidak dapat menahan resapan air menjadi roboh. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, hanya pagar rumah milik Bambang warga Jl. Sinoman Tempel No. 221 Salatiga yang menghadap tembok Rumah Dinas Danramil hancur akibat tertimpa robohan tersebut.
Bagian tembok pembatas Rumah Dinas Danramil yang roboh mencapai kurang lebih 10 meter. Akibat kejadian ini, jalan yang menghubungkan Jalan Sinoman Tempel dan Jalan Bancaan harus di tutup sementara. Dalam insiden ini pihak dari Rumah Dinas Danramil dengan cepat tanggap menerjunkan alat berat dan sebuah truk untuk mengevakuasi dan membersihkan puing-puing bekas reruntuhan tembok yang menutup badan jalan. Evakuasi reruntuhan tembok yang menutup jalan baru selesai sekitar pukul 22.00 Wib.
“Kejadianannya sekitar pukul 2 siang mas, untung saja mobil saya masukkan ke dalam, jika tidak mobil saya pasti akan kena. Kejadian ini bukan yang pertama kalinya dulu juga sudah pernah,” jelas Bambang pemilik rumah yang terdampak.
Harapan warga agar pihak terkait membenahi sistem drainase saluran air yang ada, sehingga air dapat mengalir dan masuk ke sungai agar tidak terjadi insiden yang sama lagi. (Nang/Red).









Komentar