oleh

Sebanyak 11 Desa di Kab. Pekalongan di glontor dana Rp 3,8 miliar

METROPOS.ID, Pekalongan – Sebanyak 11 desa di Kab. Pekalongan menerima dana Rp 3,8 Milliar untuk pembangunan infrastruktur dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Bantuan yang dikucurkan melalui aspirasi Fraksi PAN DPRD Kab. Pekalongan ke Fraksi PAN DPR RI mengusulkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR). Yakni untuk program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) dan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Adapun 11 desa penerima Pisew masing masing senilai Rp 200 juta adalah Ds. Tengeng Wetan, Depok, Wonosari, Kec. Siwalan. Kemudian untuk Kecamatan Sragi antara lain Ds. Purwodadi, Sumub Lor dan Sumub Kidul. Untuk Kec. Kesesi Ds. Mulyorejo, Krandon dan Karyamukti.

Penerima program Kotaku, masing -masing senilai Rp 1 miliar adalah Ds. Sijambe, Kec. Wonokerto dan Ds.  Tegaldowo, Kec. Tirto.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kab. Pekalongan, Candra Saputra, melalui ponselnya menyampaikan bahwa kucuran dana dari APBN 2020 merupakan aspirasi dari Fraksi PAN DPRD Kab. Pekalongan ke Fraksi PAN DPR RI. Kemudian aspirasi tersebut diusulkan ke Kementrian PUPR.

“Alhamdulillah Kab. Pekalongan masih bisa mendapat alokasi APBN untuk program pembangunan infrastruktur desa. Bantuan tersebut nantinya terbagi untuk 11 desa,” katanya.

Untuk SK, lanjut Candra Saputra selaku Wakil Komisi II DPRD Kab. Pekalongan sudah diserahterimakan ke desa masing – masing. Sedangkan untuk proses pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat desa.

“Dalam pelaksanaan nanti kami ingin masyarakat desa yang dapat bantuan agar proaktif dan turut andil dalam penerapan dana tersebut. Sedangkan desa yang belum dapat di tahun ini akan kami usahakan untuk dapat di tahun depan,” harapnya.

Melalui bantuan dana APBN tersebut kedepan bisa mempercepat kemajuan desa dalam bidang infrastruktur. Dengan demikian maka sirkulasi ekonomi di desa juga lebih maju. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed