METROPOS.ID, KAB. PEKALONGAN – Jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) kasus Corona di Kab. Pekalongan saat ini naik menjadi 45 orang. Dengan jumlah Pasien Dalam Pantauan (PDP) 2 orang dan jumlah suspect nihil.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si saat melaksanakan penyemprotan desinfektan bersama Forkompimda di Pasar Kajen, Selasa (31/3/2020) menuturkan, yang menjadi konsentrasi bersama adalah saudara -saudara kita baru mudik dari Jakarta atau kota – kota lain.
“Tolong yang baru pulang merantau untuk dirumah dulu, jika nanti ada gejala kurang sehat segera hubungi Puskesmas. Intinya jangan kemana -mana dulu, kunci dari hilangnya wabah ini adalah ketika kita bisa bertahan dirumah,” katanya.
“Para tenaga medis kita di Puskesmas juga sudah dibekali prosedur dalam menangani para pemudik,” lanjut Asip.
Selain itu, tambah Bupati, Pemkab juga sudah menyiapkan skema jaring pengamanannya, yakni dengan menyiapkan ruang isolasi di Puskesmas Wonokerto 2 sebanyak 40 unit.
“Semoga ini tidak terisi, namun tetap kita siapkan selain di RSUD Kraton dan RSUD Kajen,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut dikerahkan, 25 kendaraan yg dilengkapi Torn berisi disinfektan dan alat semprot, 2 unit kendaraan dari BPBD, 3 unit kendaraan pemadam Satpol PP/Damkar, 2 unit kendaraan TNI, 1 kendaraan dari Dinkes, dan 1 kendaraan PMI.
Adapun cairan disinfektan tersebut di semprotkan ke Jalan umum protokol meliputi, Jl. Mandurorejo Kajen, Jl. Diponegoro Kajen, Jl. Raya Surabayan Wonopringgo, Jl. Raya Bebekan Kedungwuni, Jl. Raya Podo Kedungwuni, Jl. Raya A Yani Wiradesa dan Jl. Raya Gumawang Wiradesa.
Sedangkan untuk Fasilitas umum diantaranya, Pasar Induk Kajen, Pusat Kuliner Gemek Kedungwuni, Pusat Batik IBC Wiradesa, Pasar Induk Wiradesa dan Pasar Induk Bojong.
Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, kegiatan penyemprotan ini merupakan intruksi dari Kapolri untuk melaksanakan penyemprotan secara serentak di wilayah Kab. Pekalongan untuk mencegah penyebaran Corona.
“Ini kita lakukan untuk memutus mata rantai covid 19 di wilayah Kota santri utamanya di tempat umum,” katanya.
Selain itu, kata Kapolres, pada kegiatan kali ini menyasar pasar dan tempat pelayanan publik.
“Sejumlah pertokoan, kecamatan, desa dan lainnya. Pada kesempatan ini, setelah di Kajen akan dilanjut ke Wiradesa dan kedungwuni,” jelasnya (Mit/Red)








Komentar