METROPOS.ID, GROBOGAN – Seorang perempuan Tuna Wicara yakni ANIS LESTARI (27) warga Dsn. Sinawah, RT.2/3, Ds. Kronggen, Kec. Brati harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya.
Informasi yang di himpun menyebutkan
Pada Hari Kamis (4/6/2020) sekira pukul 08.30 Anak dari istri pertama suami korban (sudah cerai) yang bernama ADAM ALANSAFI (9) datang kerumah korban untuk menemui ayahnya yaitu Suami korban yang bernama ISNO (31) untuk meminta makan, setelah di beri makan diantar kerumah neneknya, dan pada saat itu yang berada dirumah korban suaminya, dan Bapak ibu serta adik korban pergi ke tempat orang punya hajat Puputan bayi di Dusun sebelah, kemudian sekira pukul 12.00 WIB, ERNA SILVIANA (22) yang tak lain Adik kandung korban bersama dua adiknya pulang ke rumah. Namun alangkah kagetnya saksi mendapati korban sudah dalam keadaan gantung diri di ruang belakang depan kamar mandi. Sontak sejumlah saksi berteriak minta tolong membuat warga sekitar berdatangan dan akhirnya hal tersebut di laporkan ke Polsek Brati.
Sementara itu usai menerima laporan anggota Polsek Brati, Koramil, Tim INAFIS Polres Grobogan serta dari Koramil dan Puskesmas Brati mendatangi TKP lalu melakukan pemeriksaan.
Terpisah Kapolsek Brati ASEP PRIYANA S.H. membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.
“Tadi saat pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, dan korban tidak mempunyai riwayat sakit akan tetapi korban seorang tuna Wicara”, terangnya.
Masih menurutnya di TKP di temukan barang bukti berupa Kabel warna merah putih, Kursi Plastik Warna biru merk LION STAR dan Bambu.
“Korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri diduga tidak suka kedatangan anak tirinya karena Cemburu”, ujarnya.
Adapun usai di lakukan pemeriksaan korban di serahkan ke pihak keluarga guna di makamkan. (Awg/Red).











Komentar