oleh

Dukung New Normal, Intrafood Luncurkan Program Perlindungan Pengguna Transportasi Online

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Sebagai bentuk dukungan penerapan tatanan hidup baru atau new normal, produsen minuman herbal PT Intrafood Singabera Indonesia (ISI) yang berpusat di Sukoharjo membuat program pencegahan sebaran COVID -19 pada transportasi online.

Program diluncurkan bekerjasama dengan salah satu perusahaan jasa transportasi online dengan nama Grab Car Protect. Bentuk kerjasamanya adalah pemasangan separator/sekat berbahan plastik antara pengemudi dengan penumpang.

“Nantinya didalam mobil juga kami bekali produk Intra Jahe Wangi yang dapat dibagikan secara gratis kepada penumpangnya. Tujuannya untuk meningkatkan imunitas tubuh,” terang GM PT ISI Awang Prihandono saat peluncuran program, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, di era new normal, minuman herbal nampaknya akan menjadi gaya hidup baruĀ  bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan melonjaknya angka penjualan minuman berbahan herbal produk PT ISI hingga 3x lipat.

“Bahkan untuk memenuhi permintaan pasar, kami telah menambah jumlah karyawan. Demikian juga dengan stok bahan baku yang biasanya kami dapat dari lahan sendiri, saat ini ditambah dengan mendatangkan pasokan dari luar,” ungkapnya.

Dalam peluncuran program kerjasama ini, PT ISI juga mengajak sejumlah perwakilan manajemen Grab dan awak media berkeliling pabrik melihat langsung proses produksi Intra Jahe Wangi yang disebutkan sudah di buat sejak 1984.

“Kami ingin menunjukkan bahwa proses produksi sudah higienis, menggunakan jahe dan gula asli. Tanpa pemanis buatan, pewarna dan pengawet,” ujarnya.

Ditambahkan Awang, bahwa sebelumnya kerjasama dengan penyedia jasa transportasi online ini sudah terjalin dalam 1 tahun terakhir melalui berbagai event.

Sedangkan untuk kerjasama pencegahan COVID -19, baru diluncurkan dan akan berjalan tidak di wilayah Solo Raya saja, tapi juga merambah kota – kota lainnya di DIY dan Jateng.

“Untuk yang berhubungan dengan pencegahan COVID -19, sementara akan berjalan selama 3 hingga 6 bulan kedepan. Namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang dengan melihat perkembangannya nanti,” pungkasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed