METROPOS.ID, SALATIGA – Aliansi Rukun Salatiga (ARS) mengadakan Rakor (Rapat Koordinasi) di Gedung DPRD lantai 2 Jl Sukowati No. 51 Salatiga sekitar pukul 19.30 hingga pukul 21.30 WIB, Sabtu (20/06/2020).
Nampak hadir Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit. M, Si serta perwakilan beberapa Ormas dan Komunitas yang tergabung diantaranya, Ormas Pemuda Pancasila (PP), Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), Lindu Aji (LA), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Barisan Ansor Serbaguna Nahdatul Ulama (BANSER), Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM), Real Friendship Club (RFC) Kota Salatiga dan sejumlah ormas yang bergabung.
Dalam Rakor, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit. M, Si, mengajak ormas dan komunitas yang berada di Salatiga untuk bersatu mewujudkan aksi nyata dalam kegiatan sosial terutama dalam memerangi wabah COVID -19 yang melanda Kota Salatiga pada saat ini. Dance juga berharap kegiatan Sosial ARS harus tetap exsis dan jangan berhenti setelah pandemi COVID -19 usai.
ARS pertama kali dibentuk di Warung Komunitas (WARKOM) milik Dwi Wahyono yang beralamatkan di Jl. Veteran No. 45 Salatiga pada pertengahan bulan Mei yang lalu. ARS memulai aksi sosial perdananya pada 23 Mei 2020 dengan membagikan 210 paket sembako ke 4 Kecamatan yang terdampak COVID -19 di Salatiga.
Dalam aksi sosialnya ARS mendapatkan sumber dana murni dari donasi anggotanya sendiri. Mereka mengumpulkan donasi dari anggotanya untuk di belikan sembako, di kemas dan kemudian di bagikan untuk warga Salatiga yang terdampak COVID -19.
ARS yang di Ketuai sementara oleh anggota TNI di Kodim 0714 yang sedang dalam Masa Persiapan Pensiun (MPP) yakni Fde. Fatkhurohman dalam aksi perdananya mendapatkan banyak apresiasi positif dari berbagai kalangan diantaranya dari Kapolres Salatiga, Ketua DPRD Salatiga, serta warga masyarakat Salatiga.
“Terkait adanya gesekan Ormas-Ormas di wilayah lain, justru Salatiga dapat memberi contoh yang baik kepada Ormas di wilayah lain. Untuk itu Salatiga akan dijadikan barometer atau tolak ukur atas kerukunan antar Ormasnya”, ungkap Fde. Fatkhurohman.
Dalam Rakor tersebut membuahkan kesepakatan bersama bahwa Ketua ARS sementara Fde. Fatkhurohman disepakati menjadi koorditator ARS. Karena ARS tidak mempunyai Ketua mengingat anggota ARS sendiri kumpulan dari berbagai Ormas yang tidak mungkin ada Ormas di atas Ormas sehingga pengurusanya hanya bersifat presidium saja.
Untuk pembentukan kepengurusan presidium ARS akan dikoordinasikan lagi dalam rakor mendatang. (Nang/Red).









Komentar