oleh

Guna percepatan ekonomi di tengah COVID -19, Kapolda Jateng tabur benih ikan di Bendung Klambu

METROPOS.ID, GROBOGAN – Kembali Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama jajaran kunjungi Kab. Grobogan. Namun kali ini Kapolda gelar panen raya padi pada musim tanam 2, penyerahan bantuan secara Simbolis kepada perwakilan Kelompok Tani di Ds. Rajek, Kec. Godong, dan penaburan benih ikan di bendung Klambu, Senin (13/7/2020).

Selain Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, ada Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono, serta PJU Polda Jateng.

Pada kesempatan itu Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka percepatan ekonomi nasional dan pertahanan pangan dalam menghadapi pandemi Corona diwilayah Jajaran Polda Jateng, sesuai instruksi Bapak Presiden Joko Widodo yang dijabarkan dalam Perintah Bapak Kapolri diantaranya memberikan bantuan Sapi, Unggas, dan penaburan benih ikan.

“Saya dengan Pangdam telah melaksanakan kegiatan panen raya di Grobogan yang mencapai 265 hektar, disamping itu kita juga melakukan Instruksi Bapak Kapolri yaitu program ketahanan pangan seperti yang baru tadi kita lakukan”, ungkap Luthfi.

Sementara itu Bupati Grobogan menambahkan bahwa panen raya padi ini membuat Kab. Grobogan menjadi kabupaten  penghasil beras terbesar di Jateng dan menjadi salah satu dari 10 kabupaten penghasil beras terbesar se Indonesia.

“kami ucapakan terima kasih kepada bapak Kapolda dan bapak Pangdam atas kerjasama yang selama ini kita bangun, terbukti telah dapat menjaga stabilitas harga dan stok pangan”, imbuh Bupati.

Selain memberi bantuan berupa benih dan alat-alat pertanian, Polda Jawa Tengah juga melakukan tabur benih ikan sebanyak 30.000 ekor terdiri dari ikan lele, nila dan emas di Kali Mati Bendung Kletak Ds. Penganten, Kec. Klambu.

“Saya atas nama Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro mengucapkan selamat bahwa panen raya ini adalah momentum yang luar biasa. Bahwa Kab. Grobogan surplus nomor satu di Jateng”, lanjut Kapolda.

Dalam himbauannya Kapolda menegaskan bahwa ditengah pandemi Corona yang melanda dunia termasuk Indonesia, telah mempunyai implikasi terhadap sendi-sendi ekonomi bangsa Indonesia. 

“Kita tidak boleh kalah dengan implikasi Corona ini, kita harus beradaptasi dengan kebiasaan kehidupan baru salah satunya dengan pakai masker, hand sanitizer dan ini harus dibiasakan”, pungkasnya. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed