METROPOS.ID, SEMARANG – Manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar pada program TMMD, karena dalam pelaksanaanya TNI dengan masyarakat membangun infrastruktur baik jembatan, jalan rabat beton, gorong – gorong, mushola dan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Hal ini berdampak positif kepada masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. Apabila infrastruktur masyarakat dibangun, maka akan lebih mempermudah akses ekonomi masyarakat.
“Walaupun ada ancaman COVID -19 namun kita tidak boleh takut dan berhenti untuk bersama – sama bergotong – royong membantu pemerintah melakukan pemulihan krisis ekonomi dengan pembangunan, namun tetap patuh terhadap protokol kesehatan”, ungkap Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, S.I.P., M.A.P. mengutip penyampaian Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M selaku Tim Wasev (Pengawas dan Evaluasi) TMMD dan juga selaku pejabat PJO (Penanggung Jawab Operasi) TMMD Tahun 2020 dalam kunjungannya di Ds. Petahunan, Kec. Pekuncen, Kab. Banyumas, Selasa (21/7/2020).
Lebih lanjut Kapendam menambahkan bahwa tujuan dari TMMD sendiri meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ketahanan negara. Sebagai informasi bahwa rata-rata overall progres pembangunan fisik/infrastruktur di seluruh wilayah yang melaksanakan program TMMD sudah mencapai 90 persen termasuk di Banyumas.
“sasarannya tinggal menyisakan pengecoran jalan beton 286 meter dari panjang total 1,8 kilometer dengan lebar 3,75 meter”, lanjutnya. (Awg/Pendam/Red).











Komentar