METROPOS.ID, BLORA – Rutan (Rumah Tahanan) Kelas II B Blora mengajak warganya belajar beternak lele dan ayam. Itu dilakukan agar bisa menjadi bekal ketrampilan selepas menyelesaikan masa pembinaan.
“Selain untuk pembekalan, itu untuk kegiatan warga binaan agar terus melakukan aktivitas positif biar tidak bosan dan jenuh,” kata Karutan (Kepala Rutan) Kelas II B Kab. Blora, Dedi Cahyadi saat ditemui di ruangannya, Selasa (21/7/2020).
Disampaikan, kegiatan yang dilakukan warga binaan tahun ini sama dengan tahun sebelumnya, yakni berbentuk pelatihan. Namun ada perbedaan. Jika tahun lalu warga binaan dibekali ketrampilan membuat paving, tahun ini dibekali ketrampilan beternak dan ukir kayu.
“Mereka diajak bersama – sama beternak lele dan ayam di dalam komplek rutan,” kata Dedi.
Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk pembekalan kepada para warga binaan. Diharapkan punya pengalaman beternak setelah keluar dari rutan.
Selain kegiatan itu, lanjut dia, ada juga kegiatan mengukir dan menjadi tukang kayu. Sebagaimana diketahui, Blora sebagian wilayahnya adalah penghasil kayu jati.
Pria asal kota Bima, Nusa Tenggara Barat ini mengungkapkan, ada beberapa warga binaan yang telah mahir melakukan beberapa kegiatan program pelatihan, meskipun tidak semuanya.
“Pemberdayaan ini jadi kesibukan bemanfaat mereka sewaktu di dalam rutan,” ujar Dedi.
Di waktu yang sama, Sudiarto, Kepala Keamanan Rutan mengatakan, warga binaan yang ada di Rutan Kelas II B Kab. Blora dari berbagai macam latarbelakang kasusnya.
“Total keseluruhan jumlahnya ada 87 warga binaan, kita ajak semua dalam kegiatan tersebut,” kata Sudi. (Sam/Red)












Komentar