METROPOS.ID, GROBOGAN – Nasib tidak beruntung di alami ABDUL WAHID (72) warga Dsn. Permas, RT 03/RW 02, Ds. Kronggen, Kec. Brati. Pasalnya sekira pukul 08.30 WIB rumahnya ludes terbakar, Sabtu (29/8/2020).
Adapun saksi yang pertama kali adalah SUPARMIN (57) yang saat itu sedang berada dibelakang rumah. Namun tiba – tiba saksi melihat ada kobaran api yang membumbung tinggi dirumah Korban yang letaknya dibelakang rumah saksi. Sontak saksi berteriak minta tolong ke warga sekitar dan para santri Ponpes Alhidayah untuk memadamkan api. Mendengar teriakan saksi, spontan warga sekitar dan para santri langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi tak berselang lama sekira pukul 09.15 WIB mobil Damkar bersama Polsek Brati serta warga memadamkan api.
Terpisah Camat Brati JOKO SUPRIYANTO, S.STP, MH. melalui Kabag Protkompim Setda Grobogan TEGUH HARJOKOESUMO membenarkan kejadian kebakaran tersebut.
“Tadi Polsek Brati sudah melakukan olah TKP dan hasilnya api diduga berasal dari konsleting listrik karena rumah korban sudah 3 hari yang lalu MCB dirumahnya sudah tidak berfungsi karena rusak”, jelasnya.
TEGUH juga mengatakan akibat kebakaran itu kerugian yang di derita di taksir kurang lebih Rp 90 jutaan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Barang yang di amankan di Polsek Brati yakni 1 batang reng yang terbakar terbuat dari kayu, MCB yang meleleh dan sudah rusak, 3 meter kabel bekas yang terbakar karena barang – barang itu diduga penyebab asal mula konsleting listrik yang menyebabkan kebakaran rumah”, terangnya.
Sementara itu rumah korban yang terbakar berbentuk limasan ukuran 6mx7mx11m yang terbuat dari dinding batu bata dan atap terbuat dari kayu jati dengan ukuran tiang 6cm x 6cm. (Awg/Red).








Komentar