oleh

Harga Pangan Merangkak Naik, Dispertan Sukoharjo : “Tidak Sampai Mengkhawatirkan”

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Ditengah kondisi wabah COVID -19, sejumlah harga kebutuhan bahan di Kab. Sukoharjo diketahui mulai merangkak naik. Namun begitu, oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertan) Sukoharjo, kenaikannya dinilai masih dalam batas wajar.

“Secara keseluruhan, kondisi ketersediaan bahan pangan di Sukoharjo aman, meskipun harganya juga merangkak naik tapi tidak sampai mengkhawatirkan masyarakat,” kata Kepala Dispertan Sukoharjo, Netty Harjianti usai rakor dewan ketahanan pangan, Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, naik turunnya harga bahan pokok dipasaran bisa faktor dari ketersediaan pasokannya dan kebutuhan pangan itu sendiri.

“Kalau beras stabil karena Sukoharjo banyak memproduksi sendiri. Yang tidak stabil itu dari luar, misalnya bawang putih, bawang merah dan cabai. Karena mesti mendatangkan dari luar Sukoharjo,” paparnya.

Atas kondisi itu, Netty memastikan, hingga kini pihaknya terus melakukan pantauan pergerakan harga- harga bahan pokok. Jika terjadi gejolak akibat kenaikan harga yang cukup signifikan maka akan dilakukan tindakan untuk membantu masyarakat.

 Oleh karenanya, melalui rakor ini dibahas bagaimana membuat strategi agar ketersediaan pangan di Sukoharjo aman dalam menghadapi tatanan kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi COVID -19.

“Kami membahas strategi bagaimana agar keberlangsungan ketersediaan pangan agar tetap terjaga dan harganya terjangkau. Karena saat ini kan daya beli masyarakat turun,” ungkap Netty.

Semua stakeholder diharapkan berkomitmen membantu mengupayakan agar Kab. Sukoharjo dapat meningkatkan kekuatan dalam memproduksi pangan lokal.

“Selain itu juga diversifikasi untuk pangan lokal itu sendiri melalui pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan semaksimal mungkin,” pungkasnya.(Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed