oleh

Tragis…Kebakaran Rumah Kos, Tiga Nyawa Penghuni Melayang

Petugas melakukan evakuasi 3 jenazah korban kebakaran rumah kos di Dk/Ds. Singopuran, Kec. Kartasura (foto Naura).

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Warga Dk/Ds. Singopuran, Kec. Kartasura, geger setelah mendengar teriakan minta tolong dari sebuah rumah berlantai 2 milik warga setempat. Rumah dengan 10 kamar dilantai atas tersebut diketahui mengeluarkan asap akibat api yang membakar isi didalamnya, Jum’at (25/12/2020) sekira pukul 08.00 WIB.

Sejumlah warga berupaya melakukan pertolongan, namun mengingat besarnya kobaran api, mereka hanya bisa meneriaki penghuni rumah terutama dilantai atas agar segera keluar menyelamatkan diri.

Lima unit Damkar dari Sukoharjo dan Solo langsung meluncur ke lokasi untuk menjinakkan api yang menghanguskan sejumlah kamar kos di lantai atas dan lantai bawah yang digunakan sebagai ruang parkir sepeda motor. Sumber api dari bagian belakang rumah, dan diduga dari ruang parkir sepeda motor.

“Setelah apinya mati, baru tahu ada yang meninggal 2 orang di lantai bawah. Kemudian ada 1 korban lagi di lantai atas. Semula korban yang diatas (perempuan-Red) kami teriaki supaya keluar. Tapi nggak mau, mungkin nggak berani, karena dari kamar mandi masih bugil belum berpakaian,” kata Ketua RT setempat, Eko Yulianto saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Dijelaskan, rumah 2 lantai tersebut milik warga setempat bernama Suwarji Teguh Santosa yang menempati lantai bawah bersama 4 anggota keluarganya, anak dan istri. Sedangkan lantai atas sudah lama disewakan untuk kos-kosan dengan 10 kamar. Diantara kamar itu di huni para korban.

“Identitas korban yang tewas, Yulia (20) warga Dk. Kedung Anyar, Ngawi, Jatim, Dewi Aisyiah (19) karyawati 212 Mart Paulan Colomadu, Karanganyar. Sedangkan 1 korban lagi belum diketahui identitasnya. Dia penghuni baru, masuk kos pagi tadi belum sempat menyerahkan KTP,” sebutnya.

Tiga jenazah korban setelah menunggu kedatangan Tim Labfor Polda Jateng sekira pukul 12.30 WIB langsung di bawa ke RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo menggunakan 3 unit ambulan yang telah disiapkan sejak proses pemadaman api.

Sementara, Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas yang langsung datang setelah mendapat laporan menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab kebakaran dibantu Tim Labfor Polda Jateng.

“Untuk sementara, penyebab dari kebakaran masih kami teliti. Ini masih proses oleh Tim Labfor Polda Jateng melakukan olah TKP dan identifikasi. Kami juga telah memeriksa 6 saksi. Nanti perkembangan akan kami sampaikan kepada media,” pungkas Bambang. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed