Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit saat cek lokasi banjir
METROPOS.ID, SEMARANG – Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit, S.I.K., M.H. laporkan situasi terkini banjir yang terlihat masih menggenangi beberapa tempat usai tinjau Banjir di Wilayah Kota Semarang, Rabu (10/2/2021).
“Sampai saat ini pukul 18.00 WIB masih terdapat genangan air,” ungkapnya.
Sigit juga mendampingi Kapolresta Semarang Kombes Pol Irwan Anwar., S.I.K., M.Hum, Dandim Kodim 0733/BS Kol Inf Yudhi Diliyanto SIP, dan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu saat mengecek pintu air di wilayah Genuk.
Beberapa lokasi yang dipantau diantaranya Jl Gajah Raya, daerah Sawah Besar, rumah pompa Pasar Waru dan Jalan Kaligawe.
Adapun genangan air masih terlihat di depan Universitas Sultan Agung (Unisula) Jl. Kaligawe Raya, Terboyo.
“Hanya truck-truck besar yang bisa lewat depan Unisula,” terang Kasatlantas.
Yang kedua di Depan Kec. Lama Genuk, ketinggian air bahkan mencapai perut orang dewasa.
“Saya himbau pada pengguna jalan arah Demak menuju Semarang agar tak melewati jalur tersebut,” imbaunya.
Meski beberapa titik masih terdapat genangan air, namun dilaporkan arus lalu lintas merayap artinya tak ada kemacetan arus lalu lintas.
Selain menangani masalah Banjir di Kota Semarang, Kasatlantas juga menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi Imlek yang akan jatuh pada Jum’ at (12/2/2021) mendatang.
Pihaknya sudah memploting anggota dan membuat rekayasa lalu lintas terutama dari Jakarta dan Jawa Timur menuju Semarang yang rencananya akan diberlakukan Rapid Test yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan PJR.
“Di pintu gerbang tol menuju Semarang akan kami berlakukan Rapid Test, Sementara ini ada di titik 423 mengarah ke Ungaran dan Tol Kalikangkung,” katanya.
Diprediksi dalam long-weekend Imlek Tahun ini berpotensi meningkatkan angka COVID -19, menangani hal tersebut Satlantas Polrestabes Semarang telah melakukan beberapa hal.
Diantaranya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan survey jalur.
“Kita sudah koordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng, harapanya masyarakat bisa menyadari kondisi sekarang jadi tak terlalu padat seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.











Komentar