oleh

Univet Bantara Kali Kedua Gelar Monev KKN Daring Dimasa Pandemi

Tim monev daring KKN Univet Bantara Periode 2020/2021 (Foto Naura)

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Tim monitoring dan evaluasi (monev) kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo untuk kali kedua melakukan monev secara daring terbagi 2 tim terpusat di gedung LPPM kampus setempat, Selasa (2/3/2021).

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Ali Mursyid WM kepada wartawan usai melakukan monev secara daring mengatakan, KKN periode 2020/2021 ini sebagian besar pesertanya adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Oleh karenanya, program utamanya itu adalah menumbuhkan semangat anak-anak sekolah ketika menghadapi pembelajaran dari rumah sejak pandemi COVID -19 melanda sekira 1 tahun ini,” kata Rektor.

Dari hasil monev yang dilakukan, Ali secara terbuka mengapresiasi kinerja panitia KKN yang dinilai berhasil menggunakan sistem IT dalam memonitor semua kegiatan mahasiswa peserta KKN.

“Karena KKN kali ini sifatnya mahasiswa bekerja secara individual, termonitor secara online. Tadi terlihat ada yang dari NTB, kemudian ada yang dari Kalimantan Selatan, semua kegiatannya terrecord,” papar Rektor.

Mengingat KKN tidak dapat dilakukan secara berkelompok, maka ada keterbatasan yaitu tidak bisa melakukan pengecekan langsung wujud hasil dari kegiatan mahasiswa peserta KKN.

“Ini sangat bergantung pada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)-nya, ketika ada mahasiswa peserta KKN yang belum jalan kegiatannya maka bisa langsung ditanyakan penyebabnya apa untuk kemudian dicarikan solusinya,” sambungnya.

Meskipun begitu, Ali menilai secara keseluruhan pelaksanaan KKN kali kedua di masa pandemi ini berjalan dengan baik. Dan itu dibuktikannya saat melakukan sampling secara daring terhadap salah satu mahasiswa peserta KKN di Jatipurno, Wonogiri.

“Mahasiswa ini berhasil menghimpun anak-anak umur sekolah dasar (SD) disalah satu rumah warga untuk belajar bersama. Dia menjadi pembimbing anak – anak itu dengan diselingi kegiatan semacam permainan untuk memotivasi semangat belajar,” ungkap Ali.

Sesuai dengan tema yang diusung KKN kali ini, yakni Pendidikan Masyarakat Di Saat Pandemi COVID -19”, maka diharapkan pelaksanaan kegiatan mahasiswa peserta KKN juga bisa memberi sentuhan “Trauma Healing”.

Terpisah salah satu DPL KKN, Isna Farahsanti menyampaikan, membimbing KKN di masa pandemi lebih menekankan pada komunikasi rutin kepada masing – masing mahasiswa yang menjadi tanggung jawabnya. Tujuannya untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program.

“Kalau dulu (sebelum pandemi), KKN dilakukan secara berkelompok sehingga mahasiswa bisa saling diskusi bertukar pendapat. Tapi kalau sekarang kan mandiri, otomatis untuk melakukan sebuah kegiatan harus berpikir sendiri,” ucapnya.

Dalam kondisi KKN sekarang, maka peran DPL disebutkan Isna yang juga dosen Matematika FKIP Univet Bantara ini, posisinya menjadi penting untuk menjadi sandaran berkomunikasi mencari solusi ketika ada kendala dalam pelaksanaan program.

“Jadi kalau sekarang, komunikasi antara dosen pembimbing lapangan dengan mahasiswa peserta KKN menjadi lebih intens. Kami sering melakukan komunikasi melalui WA untuk menanyakan apa masalah yang dihadapi, juga apa hal terbaik yang mau dilakukan mahasiswa di daerahnya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, KKN Univet Bantara periode 2020/2021 ini tersebar di 7 provinsi, 16 kabupaten, 91 kecamatan dan 250 desa yang ada di Indonesia. Selama 45 hari, sebanyak 393 mahasiswa berbaur dengan bermasyarakat untuk mengaplikasikan program kerja yang sudah mereka susun.(Naura/Red)

Foto :Tim monev daring KKN Univet Bantara Periode 2020/2021 (Foto Naura)

News Feed