oleh

Waduch …Dari 164 Indikator Kinerja Daerah Kajen, 59 Tak Tercapai Kinerjanya

Saat paparan hasil pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wabup Pekalongan

METROPOS.ID, KAJEN – Jelang berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wabup Pekalongan periode 2016 – 2021, Inspektorat Provinsi Jateng melakukan pemeriksaan yang bertujuan untuk evaluasi penilaian kinerja dan memberi masukan bagi bupati terpilih dalam rangka menyusun RPJMD 2021-2026.

Ada 3 aspek yang dinilai yaitu aspek kesejahteraan masyarakat, aspek daya saing daerah dan aspek pelayanan umum.

Berdasarkan hasil penilaian tim inspektorat Provinsi Jateng, dari 3 aspek tersebut, maka nilai dari kinerja pelaksanaan RPJMD Kab. Pekalongan Tahun 2016-2021 adalah 87,91 dengan kategori baik.

Wabup Pekalongan Arini Harimurti mewakili Bupati mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Ini sebagai bahan dalam menyusun RPJMD tahun yang akan datang. Dan saya berharap dan yakin kawan-kawan mendukung kepemimpinan bupati terpilih di 5 tahun yang akan datang,” ucap Arini saat memberikan sambutan dalam acara paparan hasil pemeriksaan Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wabup Pekalongan, Senin (05/04/2021) siang di Aula Lantai I Setda Kab. Pekalongan di Kajen.

Disampaikan Arini, kesejahteraan masyarakat selama 2 tahun terakhir ini (2019-2020) turun. Demikian juga layanan umum juga mengalami penurunan. Hal ini merupakan pengaruh adanya pandemi Covid-19.

“Dua tahun ini kami memang sangat tertekan dengan adanya refocusing sehingga banyak kegiatan yang belum bisa kita laksanakan. Pertama tidak adanya anggaran sehingga kita tidak bisa melaksanakan. Kedua, mungkin ada kegiatan-kegiatan yang memang dilarang selama masa pandemi. Terutama kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan atau kontak langsung itu memang dianjurkan untuk tidak dilaksanakan. Karena kita focus bagaimana kita bisa mencegah penularan Covid-19. Mudah-mudahan Covid-19 segera berlalu sehingga kita dapat melaksanakan tugas kembali dengan normal,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada Inspektorat Jateng dan mengajak pihak terkait untuk melaksanakan saran dari Inspektur Jateng, terutama kepada Bappeda untuk mencermati dan merumuskan kembali kegiatan-kegiatan apakah masih relevan dengan visi misi bupati terpilih, kemudian memedomani norma standar.

“Saya ucapkan selamat bekerja, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas semoga untuk periode yang akan datang kinerja bapak/ibu sekalian bertambah baik sehingga apa yang kita capai ini dapat menjadi pertanggungjawaban kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Inspektur Jateng, Hendri Santosa dalam paparan hasil pemeriksaan akhir masa jabatan bupati Pekalongan periode 2016 -2021 menyebut dari indikator kinerja daerah yang meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan aspek pelayanan umum. Secara total jumlah indikator kinerja daerah ada 164, dengan rincian 102 sudah tercapai, 59 belum tercapai, dan 3 belum tersedia datanya.

Acara Paparan Hasil Pemeriksaan AMJ Bupati Pekalongan juga dihadiri Penjabat (Pj) Sekda Ir Bambang Irianto, M.Si beserta para asisten dan staf ahli, inspektur Kab. Pekalongan Drs Ali Riza.,M.Si, serta para kepala OPD terkait. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed