Metropos.id, Sukoharjo – Polres Sukoharjo melalui jajarannya menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa Operasi Yustisi menyisir pelaku perjalanan. Sasarannya pengguna kendaraan pribadi berplat nomor luar daerah Solo Raya.
Operasi dilakukan melalui 2 Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran yang diperpanjang operasionalnya, yakni di wilayah Kec. Kartasura dan Sukoharjo Kota. Pelaksanaannya setiap hari hingga 24 Mei 2021 mendatang.
“Setelah Operasi Ketupat Candi, ada kegiatan KRYD. Ini kami lakukan sesuai kebijakan pemerintah soal pengetatan perjalanan dari 18-24 Mei,” kata Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Heldan Pramoda Wardhana, Kamis (20/5/2021).
Dalam Operasi Yustisi ini, terhadap pelaku perjalanan yang terjaring akan dilakukan pemeriksaan kendaraan dan tes swab antigen secara acak sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona.
“Operasi Yustisi KRYD dilakukan serentak melibatkan Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan insaransi terkait lainnya dengan backup Brimob,” paparnya.
Menyinggung lokasi Operasi, disebutkan, untuk wilayah Kartasura di jalan Ahmad Yani menempati bekas terminal bus, sedangkan untuk wilayah Sukoharjo Kota, lokasinya tentatif. Rabu (19/5/2021) kemarin di Terminal Sukoharjo Kota.
“Waktu pelaksanaan tentatif. Bisa pagi hari, siang, atau sore hari,” imbuhnya.
Perlu diketahui, kasus positif Covid-19 di Sukoharjo masih mengalami kenaikan setiap harinya. Update per 19 Mei kemarin, akumulasi kasus positif sudah mencapai 5.984 kasus yang terdiri dari 5.308 kasus sembuh dan 427 meninggal. (Naura/red).












Komentar