oleh

C -19 Naik Tajam Di Batang, Dirikan Tenda Darurat DI Luar RS QIM

Salah seorang pasien C -19 yang di rawat di tenda darurat di luar RS QIM Batang (foto Mit)

Metropos.id, Batang – Sebaran virus Corona di Batang pasca lebaran melonjak tajam. Hal ini menyebabkan banyak warga yang positif terinfeksi C -19 yang berdampak pada kebutuhan pada rumah sakit rujukan. Akibat kekurangan ruang perawatan, sejumlah pasien terpaksa ditempatkan di tenda darurat yang berada di luar gedung rumah sakit.

Seperti halnya yang dialami RS QIM (Qolbu Insan Mulia) pada Rabu (23/6/2021) siang. Sejumlah pasien positif C -19 terpaksa dirawat di tenda darurat yang didirikan pihak managemen RS swasta tersebut. Tenda darurat tersebut berada diluar gedung utama atau tepatnya berdampingan dengan ruang instalasi gawat darurat. Didalam tenda berukuran 4×6 meter tersebut terdapat 3 pasien yang saat ini tengah dirawat.

Manager pelayanan RS QIM, Maftuhah Nurbetti mengatakan, kami sudah menyediakan 29 ruangan isolasi khusus untuk pasien C -19. Namun kini terjadi penumpukan pasien di instalasi gawat darurat, sehingga terpaksa sebagian harus dirawat di tenda darurat.

Di Kab. Batang sendiri, saat ini mengalami lonjakan kasus cukup siginifikan. Sebagaimana data dari dinas kesehatan setempat, setiap harinya ada penambahan sekitar 20 sampai 40 pasien positif terinfeksi C -19. Akibatnya, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate rumah sakit rujukanpun terus menipis dan bahkan ada yang sudah habis.

Bupati Batang, Wihaji, saat dikonfirmasi di Pabrik Sarung Sukorintex usai memantau kegiatan vaksinasi menjelaskan, saat ini Pemda bersama TNI/Polri terus berupaya untuk menekan penyebaran virus tersebut dengan cara sosisalisasi kepada masyarakat akan pentingnya Prokes.

“Selain itu, Pemkab Batang juga gencar melakukan vaksinasi kepada warga,” kata Bupati.

Hingga kini, sudah ada 47 ribu warga Batang yang sudah divaksin, dan masih ada sekitar 14 ribu dosis vaksin yang akan segera disuntikkan kepada warga lainnya. Wihaji menyebutkan, percepatan vaksinisasi akan terus kami lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh warga.

Dia berharap, dengan adanya program vaksinasi ini bisa membentuk herd immunity, sehingga masyarakat terbebas dari penyebaran virus Corona. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed