Habib Luthfi bin Yahya (tengah) saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Ulama, Umaro’ dan FKUB (Foto Bid Hms Polda Jateng)
Hadir pula Maulana Habib Luthfi bin Yahya serta Forkompinda Jateng itu mengambil tema “Membangun Kesadaran Bersama Guna Menghadapi Pandemi C -19 Dalam Rangka Menciptakan Ketahanan Nasional Yang Tangguh”.
Ulama kharismatik DR (HC) Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya yang menjadi pembicara tersebut mengajak para ulama dan umara untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terlalu takut (phobia) dengan pandemi C -19. Ulama dan Umara diminta memberi pemahaman di wilayah masing-masing tentang C -19 dan penegakan prokes pada warga masyarakat.
Sementara Pangdam IV/Dip, Mayjen TNI Rudianto mengatakan bahwa, TNI akan selalu berkontribusi positif untuk seluruh masyarakat khususnya Jateng. Termasuk selalu menjaga sinergitas semua lapisan, baik dalam memberikan masukan, bantuan maupun support.
Berkat sinergitas dan gotong royong, tambahnya, Indonesia dapat menurunkan angka C -19 dan dapat mengatasinya dengan baik.
Mewakili Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP, Drs. Imam maskur, M.Si., selaku kepala Biro Kesra Jateng mengucapkan Dirgahayu TNI ke-76 semoga semakin maju, solid dan jaya. Kiprah TNI dalam menjaga kedaulatan negara maupun masyarakat juga sudah tidak diragukan lagi, termasuk menjaga ancaman dari luar maupun dalam negeri.
Tampil sebagai pembicara utama, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan sinergitas TNI dengan Polri serta masyarakat tidak dapat ditawar lagi, karena pada hakekatnya TNI merupakan alat negara dalam berdirinya NKRI.Sinergitas TNI-Polri, Pemda serta masyarakat di Jateng sudah teruji dalam menghadapi pandemi C -19. Bentuk kerja keras Forkompinda dan masyarakat di Jateng, terlihat saat menangani krisis membludaknya warga yang tertular C -19 di Kudus.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan dan pembacaan ikrar sebagai bentuk solidaritas dan sinergitas kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut.











Komentar