oleh

Grebek Toko Sembako, Satresnarkoba Polres Pekalongan Sita Ribuan Butir Pil Terlarang

Petugas saat mengamankan penjaga toko beserta ribuan butir Pil terlarang (Foto Kermit)

Metropos.id, Kajen – Sebuah toko sembako di Desa Jetaklengkong, Wonopringgo, Kab. Pekalongan digrebek polisi. Pasalnya, toko tersebut kedapatan menjual obat terlarang yang peredarannya diawasi secara ketat.

Dari penggrebegkan tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pekerja toko berinisial H-S Alias Adam (21) warga Aceh Utara, beserta ribuan butir obat Hexymer dan DMP.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Hozali, S.H., menjelaskan, pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menjual barang kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak dan barang lainnya di warung tersebut.

Hozali menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat laporan dari masyarakat yang merasa curiga terhadap aktivitas toko tersebut yang sering ramai disambangi kalangan remaja.

“Dari situ kemudian masyarakat yang curiga melaporkan kepada kami, dari laporan itu kami tindak lanjuti dan ternyata benar, toko tersebut tidak hanya menjual bahan-bahan kebutuhan pokok saja, namun mereka rupanya menjual obat-obat ilegal berbahaya yang kerap dikonsumsi remaja,” jelas Hozali saat dikonfirmasi diruangannya, Selasa (12/10/2021) siang.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Primer Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan yang telah di rubah dengan Pasal 60 angka 10 Undang – undang no. 11 th 2020 tentang cipta kerja Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp 1 miliar. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed