oleh

Mantap! Pemkab Grobogan Di Glontor DBHCHT 14, 8 Miliar

Saat Talk show DBHCHT di Gedung Riptaloka Setda Grobogan (Foto Istimewa)

Metropos.id Grobogan – Plot DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) ke Pemkab Grobogan tahun 2021 sebesar Rp 14,8 Miliar, untuk itu pemberantasan rokok ilegal terus di optimalkan Pemkab Grobogan. Hal ini disampaikan Wabup Grobogan Bambang Pujiyanto, saat talkshow, Rabu (24/11/2021).

Kata Bambang DBHCHT dari cukai rokok yang dipungut negara terhadap rokok dan produk tembakau lainnya, dana tersebut merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang cukup penting.

Adapun sebagian anggaran yang dihimpun disalurkan kembali ke Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota melalui DBHCHT. Sesuai PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 206 Tahun 2020, kata Bambang alokasi anggaran bagi hasil cukai di peruntukan di 3 bidang yakni bidang kesehatan sebesar 25% (atau 3,7 miliar rupiah) yang dikelola oleh OPD Dinas Kesehatan. Kemudian bidang kesejahteraan rakyat sebesar 50% (atau 7,4 miliar rupiah) yang dikelola oleh OPD-OPD Dispertan dan Disnakertrans. Dan bidang penegakan hukum sebesar 25% (atau 3,7 miliar rupiah) yang dikelola oleh OPD-OPD, Setda, Satpol PP, Disperindag, Diskominfo, dan Disporabudpar.

“Pemanfaatan anggaran DBHCHT ini sangat ketat dan rinci, di mana Pemkab Grobogan hanya bisa melaksanakan program dan kegiatan yang sesuai dengan nomenklatur PMK 206/2020 tersebut,” katanya.

Hingga saat ini, menurutnya Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal (termasuk rokok) masih cukup tinggi, yang berdampak terhadap menurunnya penerimaan negara, sekaligus membahayakan kesehatan masyarakat.

“Untuk itu Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan bersama dengan Pemda dan Forkopimda terkait, gencar melakukan gerakan sosialisasi, pengawasan, dan penindakan barang kena cukai ilegal. Salah satunya adalah kegiatan talkshow yang kita laksanakan pada hari ini,” pungkasnya. (@wg/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed