Ilustrasi
Metropos.id, Jepara – SN warga Desa/Kec. Kelet, Kab. Jepara, yang merupakan owner dalam Arisol (Arisan Online) terancam dilaporkan ke Polisi.Pasalnya, SN diduga membawa kabur uang arisan milik para membernya. Penipuan Arisol ini dibeberkan salah seorang membernya, Minggu (26/12/2021).
Bahkan kisah penipuan inipun pertama kali heboh setelah member “Arisol” mengeluhkan SN yang mulai menghilang dan tak menanggapi keluhan member dalam grup WA setelah group dibubarkan.
“Saya memang member baru, dan mengikuti Arisol Get 3 Juta/2 minggu dan mengambil nomor 4 dan 5. Baru no 2 yang dapat Arisol langsung dibubarkan dengan alasan yang gak masuk logika,” bebernya.
Dan yang sudah mendapat pun tidak menerima uang seutuhnya.
“Saya kehilangan uang, sementara owner tak mau mengangkat telephone setiap di bel, saya akan membuat surat kuasa kepada seseorang agar melaporkan penipuan ini ke polisi,” ujarnya.
N membeberkan, jika uang Arisol disetor oleh member/peserta kepada owner dengan cara transfer via ATM. Para anggota sudah memberikan tenggang waktu agar mengembalikan uang yang disetornya. Namun banyak alasan yang dilontarkan.
“Sudah dihubungi, tapi nomor selulernya gak aktif. Kalaupun aktif tapi gak diangkat. Jadi tolong owner bernama SN segera mengembalikan uang saya dan teman-teman lainnya. Kami tunggu niat baikmu selama 2 hari, sebelum kasus ini kami bawa ke ranah hukum,” pesan N.
Disambung lagi agar para owner-owner Arisol yang telah menjamur akibat berkembangnya teknologi dapat hati-hati untuk menjadi owner. Karena bukti-bukti transfer uang via ATM, buku rekening dan chat via wa merupakan alat bukti sah yang dapat memberatkan para owner yang bermasalah. (Ninik/Red).








Komentar