Petugas saat menghalau warga yang hendak melihat kebakaran kapal dari dekat (Foto Bidhmspolda jtg)
Saat ini, kata Kapolresta jumlah kapal yang terbakar belum diketahui pasti, karena anggota masih sibuk mengamankan kapal-kapal lain yang berada di lokasi untuk diarahkan ke lokasi aman.
“Anggota kami juga mengamankan lokasi dan membantu arus lalu lintas di lokasi untuk mempermudah pemadaman,” kata Kapolresta.
Adapun pemadam kebakaran, lanjutnya, di datangkan dari Kota Tegal, Kab. Tegal dan Kab. Brebes.
Menurutnya, kejadian bermula dari seorang saksi mata bernama Akino Arya (34) yang melihat kobaran api dari salah satu kapal dan melaporkannya ke petugas pelabuhan setempat. Petugas yang kemudian menghubungi pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi untuk mengecek situasi.
“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata api sudah membesar,” ungkap Kapolresta.
Rahmat juga menyampaikan bahwa api yang sudah terlanjur membesar langsung menyambar beberapa kapal lain di lokasi sebab kapalnya saling berdekatan, setidaknya ada 3 kapal yang terbakar yakni milik H. Tambari, Katijan Andriana dan H. Jono.
“Belum di ketahui pasti penyebab kebakaran, karena anggota kami bersama petugas pelabuhan serta petugas damkar masih fokus pada pemadaman api sedangkan olah TKP dan kegiatan lainnya akan dilaksanakan setelah situasinya sudah memungkinkan,” terangnya.
Terpisah Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menerangkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi sudah menerima laporan tentang kejadian tersebut.
“Kapolda sudah memerintahkan Labfor Polda Jateng untuk membantu penanganan kejadian itu. Untuk perkembangan situasi Polda masih berkoordinasi dengan Polresta Tegal,” pungkasnya. (@wg/cah/red).












Komentar