Kapolres Jepara saat menerima kunjungan ALMIJ (Foto Ninik)
Metropos.id, Jepara – Sebagai wujud sinergitas antara awak media dengan kepolisian diwilayah teritorialnya, Kapolres Jepara AKBP Warsono SH, MH, SIK., menerima kunjungan pengurus ALMIJ.
Dalam pertemuan yang sederhana ini, Kapolres tampak akrab menjamu ALMIJ begitu juga sebaliknya. Mereka akrab seperti teman lama yang baru ketemu, sehingga terkesan tidak ada yang berpangkat, tapi kesan selaku sahabat yang siap saling mengisi dan berbagi informasi tentang kemajuan organisasi Polri kedepannnya, sehingga lebih dicintai oleh rakyat dan menjadi dambaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Jepara mengucapkan terimakasih kepada teman-teman pers yang sempat meluangkan waktunya berkunjung ke Mapolres dan saling berbagi informasi serta bertukar pikiran sebagai wujud sinergitas antara insan pers dan kepolisian, sehingga kedepannya tugas-tugas kepolisian tambah ringan karena dibantu oleh media.
“Saya minta penyamaan persepsi tentang pemberitaan dari Humas Polres Jepara dan media, sehingga tercipta Sitkamtibmas yang kondusif. Selain itu silaturahmi ini dapat menjadi hubungan baik antara wartawan dan kepolisian,” ucap Kapolres.
“Kita ini kan mitra yang banyak membantu kepolisian, jadi harus bersama-sama menjalin komunikasi agar tidak ada informasi yang kurang pas,” lanjut Kapolres.
Kapolres sangat prihatin dengan kondisi dan situasi saat ini tentang seputar kenakalan anak – anak muda, baik itu balap liar maupun adanya pesta miras oplosan. Sehingga peran semua pihak diharapkan bisa membantu berperan aktif untuk memberikan edukasi kepada kalangan remaja, baik itu pihak berwajib, para tokoh agama, orang tua dan terutama awak media yang memiliki peran penting dalam hal itu.
Seperti adanya balap liar di zona Kalitekok Desa Tahunan menuju arah Rumah Sakit Senenan yang hampir setiap malam mingguan sering digunakan, dan pihak Polres Jepara beserta Polsek setempat juga sering melakukan razia balap liar. Kami akan menindak para pelaku tersebut sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.
Kapolres juga menambahkan rasa keprihatinannya dan sangat menyayangkan terhadap korban yang meninggal dunia akibat pesta miras oplosan, yang terjadi di Dukuh Ploso, Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo. Dan sudah menginstruksikan jajarannya juga membuat tim khusus untuk mendalami kejadian tersebut sampai akar -akarnya.
“Dengan kejadian yang sudah menewaskan 8 orang hingga saat ini diharapkan kepada semua elemen masyarakat mau memberikan informasi sekecil apapun mengenai adanya minuman oplosan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya. (Ninik/Red).
Komentar