BINDA Jateng bersama Puskesmas Purwodadi II saat memberikan vaksinasi secara door to door dan sembako kepada lansia warga Kedungerejo, Purwodadi (Foto @ns)
Untuk di Grobogan, kata Sondi, vaksinasi dilakukan di Desa Kedungrejo, Purwodadi, juga dilakukan secara door to door dan pembagian sembako bagi lansia dan hari ini dapat 4.600 sasaran dengan target 4000.
Adapun jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak/pelajar yaitu Sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak/pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door (DTD) serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.
BINDA Jateng dalam kesempatan ini, mendirikan 9 sentra vaksinasi di Kab/Kota. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun meliputi, Kota Magelang, Kab Wonogiri, Boyolali, Grobogan, Demak, Kudus, Jepara, Batang dan Pekalongan dengan target 17.000 dosis.
Lalu Vaksinasi Booster di Kota Magelang, Kab Grobogan, Demak,dan Kudus dengan target 4.000 orang tervaksinasi.
Selain itu, untuk DTD ada di Kota Magelang, Kab Boyolali, Kab Grobogan, Jepara, Batang dan Pekalongan dengan target 6.000 dosis vasin tersalurkan.
Masih kata Brigjen TNI Sondi Siswanto, meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan Prokes (Protokol Kesehatan) yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.
Melihat kondisi itu, Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu, disamping tetap membatasi aktivitas di luar rumah. Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia menghadapi virus Omicron atau pandemi Covid-19.
“Terkait dengan adanya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau efek samping dari pemberian vaksinasi Covid -19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi Covid -19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi,” pungkas Sondi. (@wg/@ns/red).











Komentar