Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana (kanan) bersama dalang kondang Ki Warseno Slenk (foto Naura)
Metropos.id, Sukoharjo – Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana menyampaikan piagam penghargaan kepada pelaku seni atau seniman pedalangan wayang kulit, sebagai bentuk apresiasi.
Pemberian penghargaan yang dikemas melalui acara silaturahmi di masa reses untuk menggali masukan dan persoalan tersebut digelar di Waroeng Ji Nung Telukan, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (5/3/2022) sore.
“Jadi sore hari ini, saya memanfaatkan masa reses untuk menemui dulur-dulur pelaku seni, khususnya dalang, termasuk juga ada seniman reog di Sukoharjo ini,” kata Eva.
Meskipun para seniman khususnya dalang yang hadir tersebut berasal dari Sukoharjo, namun Eva menyakini mereka juga memiliki penggemar yang tersebar di berbagai daerah di luar Sukoharjo.
“Silaturahmi ini dilakukan karena pada masa pandemi saat ini, dulur-dulur seniman pasti terdampak. Maka dengan pertemuan ini mereka bisa saling curhat menyampaikan beban pikiran agar ada kelegaan,” paparnya.
Dari pertemuan silaturahmi itu, ada beberapa hal yang mengemuka, salah satunya adalah lesunya pentas kesenian akibat pandemi karena ada aturan pembatasan kegiatan. Akibatnya perekonomian para pelaku seni ikut terdampak.
“Makanya kami butuh duduk bersama untuk bisa mencari suatu terobosan dan inovasi menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Dan ini juga hadir dari Polri, maka kami tentu juga minta dukungannya,” ujar Eva.
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang merupakan mitra Polri, Eva dalam pertemuan yang juga dihadiri anggota Polres Sukoharjo itu, meminta agar dapat dibantu.
“Kami meminta agar Polri bisa turut serta nyengkuyung, mendukung agar para pelaku seni tetap bisa mengekspresikan ketrampilannya dalam kesenian,” sambungnya.
Eva berharap, Polri dapat melindungi para seniman dari penilaian yang menganggu kenyamanan dalam berekspresi hingga memicu ketakutan terjerat pelanggaran hukum.
“Nah, ini perlunya kami duduk bersama untuk menyelaraskan, dan Alhamdulillah, sore hari ini kami bisa menemukan titik temu. Satu kalimat, saling mendukung, saling nyengkuyung, dan saling menguatkan,” tegasnya.
Diantara belasan dalang yang hadir, tampak dalang kondang Ki Warseno Slenk yang didaulat berbicara mewakili para seniman dalang Sukoharjo.
“Kami mengapresiasi Mbak Eva, yang sudah peduli dengan seni budaya. Inilah sebenarnya yang saya harapkan. Semoga banyak lagi yang peduli dari wakil -wakil rakyat. Apapun budaya adalah cermin dari bangsa kita yang harus dilindungi,” tandasnya. (Naura/Red).
Komentar