oleh

Hendi Kembali Bawa Semarang Raih Predikat Pembangunan Terbaik Se-Jateng

Walikota Semarang Hendi saat menerima penghargaan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto Infokom)

Metropos.id, Semarang – Kembali Pemkot Semarang berhasil meraih PPD (Penghargaan Pembangunan Daerah) 2022 tingkat Provinsi Jateng Tahun 2022. Penghargaan diterima langsung Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bersamaan dengan Musrenbang (Musyawarah Renana Pembangunan) Provinsi Jateng tahun 2023, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (14/4/2022).

“Apresiasi atas penghargaan yang diberikan bagi kinerja kawan-kawan Pemkot Semarang. Kinerja pembangunan masih akan terus kami tingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang,” ujar Hendi.

Sejumlah tahapan penilaian telah diikuti Pemkot Semarang mencakup aspek pencapaian pembangunan, aspek kualitas, aspek penyusunan dokumen, dan aspek inovasi.

Program urban farming atau pertanian perkotaan menjadi salah satu inovasi unggulan Kota Semarang sebagai upaya pengembangan pertanian yang terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemi.

Tak hanya itu, dengan penerapan urban farming beban pengeluaran masyarakat pun otomatis menurun sehingga memperkuat ketahanan pangan saat pandemi Covid-19.

Atas penghargaan ini, kata Hendi, berkomitmen akan terus mengawal OPD merealisasikan pekerjaan yang telah direncanakan.

“Sebagai fokus dan evaluasi program pembangunan pasca Covid ini adalah mengungkit daya ekonomi baik melalui sektor UMKM, pariwisata, properti, dan konstruksi,” kata Hendi, sapaan akrab Walikota, usai menerima penghargaan.

Hendi pun mengapresiasi Pemprov Jateng atas penilaian sekaligus penghargaan yang diberikan kepada wilayah yang dipimpinnya. Kota Semarang, dinilai mampu menjaga capaian indikator makro (pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, dan IPM) tetap tinggi serta melakukan penyusunan perencanaan secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. PPD dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Provinsi sampai nasional.

Penilaian dilakukan terhadap dokumen perencanaan RKPD, presentasi dan wawancara serta verifikasi lapangan.Keberadaan penilaian ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan daerah, serta untuk memberikan akses motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas, setiap tahun Bappenas menyelenggarakan PPD. (@wg/Qil/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed