Walikota Semarang Hendi saat tinjau produk UMKM saat Bazaar Ramadhan di halaman Balaikota Semarang (Foto Infokom)
Hendi berharap Bazaar Ramadhan dapat mendorong kestabilan harga pasar.
Pasalnya, Hendi sendiri meyakini bahwa kenaikan harga bahan pokok di Kota Semarang berkaitan dengan inflasi yang kemudian harus ditekan melalui berbagai upaya. Untuk itu menyediakan sembako murah melalui Bazaar Ramadhan pun dimaksimalkan sebagai salah satu upaya, dimana untuk paket sembako seharga sekitar Rp 115.000,- dijual hanya seharga Rp 50.000,- berisi 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir.
Hendi juga berharap upaya menyediakan paket sembako murah dapat efektif untuk menahan laju inflasi.
“Semoga inflasinya semakin turun kemudian juga memberikan manfaat pada masyarakat agar nantinya lebaran semakin meriah dan sukses serta berkah untuk semua pihak,” harapnya.
Hendi juga mengapresiasi Dinas Perdagangan Kota Semarang yang telah berhasil menghimpun 3.115 paket sembako dari OPD Pemkot Semarang, BUMN, BUMD, juga perusahaan swasta lainnya.
“Mudah-mudahan ini menjadikan manfaat untuk masyarakat Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran,” terang Hendi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis, mengungkapkan setelah sempat tertunda, Bazaar Ramadhan mendapatkan perhatian masyarakat yang cukup tinggi, sehingga harapannya dapat tepat manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah saat ini kondisi sudah mendukung sehingga kita bisa gelar bazar ini dengan baik dan bermanfaat terutama untuk masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya. (@wg/Qil/Red)












Komentar