oleh

Ajukan Praperadilan, PC Tersangka Kasus Jual Beli Tanah Bulog Di Grobogan Ditolak

Saat sidang praperadilan di PN Purwodadi dalam kasus pembangunan gudang Bulog di Mayahan (Foto ist).

Metropos.id, Grobogan – Pasca ditetapkan sebagai tersangka PC (45) seorang notaris yang terlibat dugaan kasus tipikor penyimpangan pembayaran pembelian tanah pembangunan gudang Bulog di Mayahan, Kec. Tawangharjo, Kab. Grobogan mengajukan praperadilan.

Namun dalam sidang praperadilan tersebut Hakim Praperadilan PN Purwodadi yang diketuai Hakim Marolop Wnner P Bakara SH memutuskan menolak Praperadilan yang diajukan tersangka tersebut, Selasa (14/6/2022).

Sidang dihadiri kuasa hukum tersangka PC sebagai pemohon yakni M Adi Purnomo SH, MH dan kuasa hukun Termohon (Iwan Nuzuardhi SH). Bahwa putusan penolakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan PN Purwodadi No 2/Pid.Pra/2022/PN Pwd tanggal 14 Juni 2022. Sehingga dengan putusan itu, Surat Penetapan Tersangka PC dinyatakan sah secara hukum.

Seperti yang di sampaikan Kasi Intel Kejari Grobogan Frengki Wibowo SH MH.

”Permohonann praperadilan tersangka PC ditolak oleh Majelis Hakim,” ucap Frengki.

“Dengan ditolaknya praperadilan yang diajukan tersangka PC sebagai pemohon, maka penyidikan atas kasus jual beli tanah di Mayahan tersebut akan tetap dilanjutkan,” lanjut Frengki.

Seperti diberitakan sebelumnya, PC yang ditetapkan sebagai tersangka oleh PN Purwodadi beberapa waktu lalu dalam kasus tipikor penyimpangan pembayaran tanah untuk pembangunan gudang Bulog yang terletak di Desa Mayahan ini berdasarkan putusan PN Purwodadi no. 02/M.3.41/Fd.1/04/2022 tanggal 18 April 2022.

Sementara Kejari Grobogan belum melakukan penahan terhadap PC pasca ditetapkannya sebagai tersangka, karena PC seorang notaris, sehingga harus menunggu majelis kehormatan notaris. (@wg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed